Kepala BNPT Suhardi Alius. ANT/Hafidz Mubarak.
Kepala BNPT Suhardi Alius. ANT/Hafidz Mubarak.

260 Ribu Pendakwah Diterjunkan Tangkal Radikalisme

Nasional radikalisme
Nur Azizah • 21 November 2019 14:20
Jakarta: Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Suhardi Alius bakal bekerja sama dengan Kementerian Agama menerjunkan 260 ribu penceramah. Para penceramah itu diminta terlibat menangkal radikalisme di Indonesia.
 
"Pak Menteri Agama mengatakan pada saat bertemu Wapres (Wakil Presiden Ma'ruf Amin), kita punya 260 ribu penceramah dan akan kita aktifkan itu," kata Suhardi di Kompleks Parlemen, Jakarta, Pusat, Kamis, 21 November 2019.
 
Sebanyak 260 ribu penceramah itu akan ditempatkan di wilayah prioritas. BNPT juga akan berkerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam program itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita akan membuat pola pendidikan yang pas. Mugkin kita potret lagi bahan-bahan ajarannya dan itu akan kita komunikasikan, sehingga masyarakat siap menghadapi dinamika perkembangan zaman tanpa harus tertutup," ujar dia.
 
Sebelumnya, BNPT mendapat kritikan pedas dari Komisi III DPR. Wakil Ketua Komisi III Adies Kadir menilai BNPT mempertanyakan kinerja BNPT yang tak bisa mengantisipasi beragam aksi teror. Padahal, mereka tahu pelaku dan jaringan terorisme tersebut.
 
"Kita akan mendalami sejauh mana kinerja BNPT terkait deteksi dini. Kita melihat setelah terjadi kejadian dengan gampang mengetahui siapa dan dari mana pelaku. Berarti sebenarnya sudah terdeteksi, tetapi mengapa kejadian ini bisa terjadi dan tidak diantisipasi," kata Adies.
 
Politikus Partai Golkar ini menyebut BNPT hanya getol melakukan sosialisasi. Ia menaruh kesan BNPT terlambat mencegah terorisme.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif