DMI Bakal Fokus Membina Sumber Daya Masjid
Jusuf Kalla. Foto: Medcom.id/Dheri Agriesta
Jakarta: Dewan Masjid Indonesia (DMI)‎ berharap pengurus masjid memiliki sumber daya yang baik dan bisa menularkannya ke pengurus masjid lain. Sehingga, masjid dan masyarakat sekitar akan lebih makmur.

Demikian disampaikan Ketua Umum DMI Jusuf Kalla (JK) saat ditemui usai acara Rakernas I Dewan Masjid Indonesia (DMI) di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Minggu, 25 November 2018.‎

"Kita tahun ini fokus pembinaan ‎sumber daya masjid. Memberikan pelatihan manajemen masjid yang bagus, pelatihan keuangan masjid yang bagus, pelatihan perpustakaan masjid. Itu akan ditingkatkan kemudian akan disatukan, agar lebih baik," kata JK.


Ketika pengurus masjid sudah mendapatkan ilmu yang banyak, maka bisa menularkan kepada anggota-anggota yang ada di bawahnya. "Maka masjid itu akan mengajak, jadi nanti bagus tata kelola keuangan dan perpustakaannya. Manajamennya juga bagus, itu yang diinginkan," terang JK.

Baca: Isu Masjid Radikal Tak Perlu Diperdebatkan

Selain itu, jika sumber daya pengurus masjid lebih mumpuni maka bisa menjauhi paham radikal. Sebagaimana diketahui, ada sebanyak 41 masjid di kementerian, lembaga maupun perusahaan BUMN terpapar paham radikal.

Jika tidak punya ilmu yang tinggi, lanjut JK, maka kepengurusan masjid sangat mudah terbawa arus yang tidak diinginkan.

"Untuk itu, kita akan undang masjid-masjid pemerintah untuk mengevaluasi dan memperbaiki. Kalau pegawai bawah, jadi sulit kita kontrolnya. Harus pejabat tinggi yang paham agama, agar bisa tersaring," tegas JK yang kini menjadi orang kedua di Indonesia.

Pengurus masjid pemerintah rencananya akan dipanggil dalam waktu dekat, agar bisa melakukan perubahan. "Jadi ini segera ini akan kita panggil dan undang mereka," jelas JK.



(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id