Ketua Umum DPP IMM, Najih Prastiyo. Foto: Dok. DPP IMM
Ketua Umum DPP IMM, Najih Prastiyo. Foto: Dok. DPP IMM

IMM Sesalkan Ketidakhadiran Prabowo di Tanwir Muhammadiyah

Nasional muhammadiyah Jokowi-Ma`ruf Prabowo-Sandi
Intan Yunelia • 16 Februari 2019 22:25
Jakarta: Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) menyesalkan ketidakhadiran calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dalam Tanwir Muhamadiyah di Bengkulu. Acara yang sejatinya menghadirkan dua capres itu hanya dihadiri capres nomor urut 01, Joko Widodo.
 
"DPP IMM merasa kecewa karena forum yang terhormat dan mulia ini tidak dihadiri oleh beliau," kata Ketua Umum DPP IMM, Najih Prastiyo di Jakarta, Sabtu, 16 Februari 2019.
 
Forum Tanwir momentum bagi kedua capres menyampaikan narasi Keindonesiaan. Namun sangat disayangkan Prabowo tidak hadir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Forum terhormat ini harusnya menjadi ajang menjaga hubungan baik antara tokoh bangsa dengan Muhammadiyah, selain mendengarkan pandangan dan narasi kebangsaan dari kedua tokoh tersebut," ujarnya.
 
Baca:Muhammadiyah Jamin Tak Berpolitik Praktis
 
Acara ini dinilai bisa menjadi ajang bagi Prabowo untuk meyakinkan masyarakat. Sehingga, Prabowo bisa menunjukkan dirinya layak untuk memimpin Indonesia ke depannya.
 
"DPP IMM memandang bahwa ketidakhadiran Prabowo Subianto, walaupun kapasitasnya sebagai tokoh bangsa, akan menggerus elaktabilitas dan ketidakpercayaan kepada Prabowo Subianto yang kapasitasnya juga sebagai calon presiden di kantong warga Muhammadiyah," paparnya.
 
Sidang Tanwir ini berlangsung di Bengkulu pada 15-17 Februari 2019. Tanwir mengusung tema 'Beragama yang Mencerahkan'. Muhammadiyah mengajak seluruh elemen bangsa ini, prulalitas suatu keniscayaan sekaligus modal dasar bangsa Indonesia.
 
"Oleh sebab itu, pesan beragama yang mencerahkan adalah upaya untuk mengoptimalkan modal kebangsaan untuk menghadirkan bangsa yang maju, negara yang berdaulat, adil dan makmur sebagaimana cita-cita pendiri bangsa yang tertuang dalam Undang-Undang Dasar 1945," pungkasnya

 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif