Ketua DPR RI Puan Maharani. Foto: DPR
Ketua DPR RI Puan Maharani. Foto: DPR

Puan Dinilai Harus Memanfaatkan Bauran Komunikasi Politik untuk Dongkrak Elektabilitas

Juven Martua Sitompul • 23 Juni 2022 20:56
Jakarta: Ketua DPR Puan Maharani dinilai memiliki 'pekerjaan rumah' (PR) untuk menaikkan elektabilitasnya dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Salah satunya, mengelola dan mengoptimalkan bauran pemasaran komukasi politik.
 
"Bauran pemasaran politik harus di-manage dengan baik dengan menyusun suatu strategi yang baik dan terukur," kata pakar komunikasi politik (komunikolog), Emrus Sihombing, kepada wartawan, Jakarta, Kamis, 23 Juni 2022.
 
Emrus membeberkan faktor kunci dalam bauran tersebut. Pertama adalah produk dalam hal ini sosok Puan Maharani. Menurut dia, kualitas dari Puan tidak diragukan lagi. Hal itu bisa dilihat dari rekam jejak karier politiknya, dari Ketua Fraksi PDIP di DPR, Kemenko PMK, hingga Ketua DPR. "Sosok dari Puan Maharani sudah sangat berkualitas," ujarnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Puan pernah menduduki jabatan Ketua Fraksi PDIP di DPR yang saat itu menjadi oposisi dari pemerintahan SBY. Dia dinilai berhasil dengan bukti kenaikan suara PDIP yang bukan karena jabatan menteri melainkan kinerja PDIP di DPR.
 
"Kita melihat bahwa kekuatan PDIP pada masa oposisi itu justru semakin tumbuh, sehingga ketika SBY tidak berkuasa, mereka naik suaranya," ucap dia.
 
Begitu pula ketika Puan menjadi Menko PMK. Jabatan itu mampu dijalankannya dengan baik dan relatif tidak ada masalah. Sebagai ketua DPR, Puan dinilai berhasil dengan mengesahkan UU TPKS. DPR saat ini tengah menggodok Rancangan Undang-undang Kesejahteraan Ibu dan Anak (RUU KIA) yang mengatur hak cuti untuk cuti ibu hamil selama 6 bulan dan suami selama 40 hari.
 
"Itu kan suatu UU yang memberikan perlindungan pada hak-hak warga. Kan bagus itu?" tegas dia.
 

Baca: Soal Capres PDIP, Puan: Sudah Ada Dong Pastinya


Selain itu, Emrus menekankan agar Puan mengelola faktor promosi. Menurut dia, promosi yang tidak baik membuat nama Puan belum terwacanakan secara sistematis dan masif di ruang publik.
 
Promosi itu harus didukung dengan konten dan strategi distribusi yang baik. Puan harus mampu menawarkan gagasan yang bermanfaat untuk rakyat.
 
"Menawarkan gagasan-gagasan yang out the box untuk rakyat," kata dia.
 
 
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif