Malaysia Ingin Tukar Informasi Intelijen dan Promosi Sawit

Yogi Bayu Aji 09 Oktober 2018 12:46 WIB
indonesia-malaysia
Malaysia Ingin Tukar Informasi Intelijen dan Promosi Sawit
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Foto: MI/Susanto.
Jakarta: Malaysia berupaya meningkatkan kerja sama dengan Indonesia. Utamanya dalam hal penanggulangan terorisme dan promosi sawit.
 
"Pertama pentingnya ditingkatkan kerja sama penanggulangan terorisme dengan cara tukar informasi intelijen," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa, 9 Oktober 2018.
 
Menurut dia, Indonesia dan Malaysia sudah menjalin kerja sama melawan terorisme. Indonesia siap meningkatkan pertukaran informasi intelijen dengan negara tetangga.
 
Soal sawit, Retno menjelaskan Indonesia dan Malaysia mau tidak mau harus terus bekerja sama. Bisnis sawit memang sedang dilanda kampanye hitam di negara Uni Eropa.

Baca: Presiden Terima Kunjungan Deputi PM Malaysia

Indonesia dan Malaysia, kata dia, sudah tergabung dalam Council of Palm oil Producing Countries (CPOPC). Indonesia menyambut baik permintaan Malaysia untuk meningkatkan kerja sama.
 
"Kita terus bekerja sama dalam mempromosikan sustainable palm oil," pungkas Retno.


Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo menerima kunjungan Kehormatan Deputi Perdana Menteri (PM) Malaysia Wan Azizah Wan Ismail. Pertemuan keduanya berlangsung di Istana Bogor, Jawa Barat.
 



(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id