Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Rahasiakan Infeksi Covid-19, Figur Publik Bakal Menjadi Komoditas Politik

Nasional Virus Korona tokoh
Fachri Audhia Hafiez • 02 Desember 2020 11:10
Jakarta: Anggota Komisi III DPR Arsul Sani menilai terinfeksi virus korona (covid-19) bukan hal tabu. Figur publik mestinya membuka diri jika terinfeksi agar tak menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat.
 
"Akhirnya menjadi komoditas politik dan pembicaraan yang membelah masyarakat di ruang publik," kata Arsul kepada Medcom.id, Rabu, 2 Desember 2020.
 
Menurut Arsul, figur publik tidak perlu tertutup dan malu jika benar terjangkit virus korona. Sisi baiknya, justru mereka yang terjangkit akan mendapatkan doa kesembuhan dari banyak orang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ketika seorang figur publik mengumumkan diri terinfeksi covid-19, maka insyaallah banyak yang mendoakan kesembuhannya," ucap Arsul.
 
Baca: Anies Positif Covid-19
 
Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mengapresiasi para tokoh agama atau pejabat publik yang membuka diri dengan menyampaikan informasi terinfeksi covid-19. Arsul mengeklaim, di partainya ada peraturan wajib mengenai hal ini.
 
"Di PPP sendiri ini malah sudah jadi kewajiban sekarang bahwa semua jajaran partai yang positif covid-19 harus menyampaikan informasi," kata Arsul.
 
Sejumlah tokoh agama dan pejabat publik belakangan mengumumkan diri positif virus korona. Teranyar, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyatakan secara terbuka terjangkit covid-19.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif