Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat (Rerie). Dok. Istimewa
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat (Rerie). Dok. Istimewa

Semangat KTT Asia Afrika Diharapkan Membangun Karakter Anak Bangsa

Nasional MPR Lestari Moerdijat Generasi Muda
Nia Deviyana • 17 April 2022 23:21
Jakarta: Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mengatakan semangat Konferensi Asia Afrika harus menjadi inspirasi dalam proses membangun karakter kebangsaan setiap warga negara.  Sehingga, mampu berperan aktif dalam menghadapi setiap tantangan berskala global.
 
"Kita memiliki sejarah yang membanggakan ketika dunia dikuasai pengaruh negara adidaya, Indonesia menggalang persatuan negara-negara di Asia dan Afrika pada tahun 1955 untuk mengimbanginya," kata Rerie, sapaannya, dalam keterangan tertulis, Minggu, 17 April 2022.
 
Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika yang digelar di Bandung 18 April-24 April 1955, kata Rerie, adalah bukti peran Indonesia secara aktif menghadirkan solusi untuk mewujudkan perdamaian dunia di masa lalu yang harus terus dilanjutkan hingga saat ini. Menurut Rerie, semangat menjalani tantangan berskala dunia harus terus dihidupkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Selain memupuk semangat dari peristiwa sejarah bangsa di masa lalu dan memberikan sumbangsih serta solusi dari sejumlah permasalahan dunia, kita juga harus membangun kemandirian bangsa antara lain lewat pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang tangguh dan berintegritas," tutur dia.
 
Bangsa Indonesia, tegas Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, harus terus disadarkan bahwa di masa lalu mampu mensejajarkan diri dengan bangsa-bangsa besar di dunia. Serta mampu mewarnai sepak terjang politik global.
 
"Semangat itu harus terus dilestarikan agar anak bangsa kita di masa kini tidak ragu lagi untuk menjawab berbagai tantangan berskala global yang mewarnai kehidupan dunia saat ini," kata dia.
 
Rerie mengatakan dengan menghidupkan kembali semangat KTT Asia Afrika yang tumbuh 67 tahun yang lalu di Bandung, Jawa Barat menjadi salah satu upaya untuk terus memupuk rasa bangga anak bangsa.
 
"Berangkat dari rasa bangga itu, upaya mewujudkan karakter anak bangsa yang tangguh, berintegritas dan berkarakter kebangsaan yang kuat untuk menjawab berbagai tantangan bangsa di masa kini dan mendatang, harus terus dilanjutkan dengan langkah yang terukur," ungkap dia.
 
 
(DEV)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif