PAN Bulat Berseberangan dengan Jokowi
Ketua DPP Yandri Susanto. Foto: MI/Susanto
Jakarta: Partai Amanat Nasional (PAN) bulat berada di luar koalisi pendukung Joko Widodo di Pilpres 2019. Meskipun, saat ini ada kader PAN yang berada di dalam kabinet kerja.

"Intinya PAN ingin menghadirkan calon di luar Pak Jokowi," kata Ketua DPP PAN Yandri Susanto di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, 10 Juli 2018.

Yandri menyebut sikap politik itu atas dasar suara akar rumput PAN.  Kader dan simpatisan PAN di daerah, kata Yandri, ingin ada calon alternatif selain Joko Widodo.


"Bisa dikatakan hampir 80 persen ke atas itu menghendaki sebaiknya PAN mencalonkan calon alternatif," ungkapnya.

Baca: PAN Berpeluang 'Melawan' Jokowi di Pilpres 2019

Yandri mengatakan, PAN khawatir akan ada calon tunggal jika tetap bersama koalisi pendukung Jokowi. Dia pun yakin pengurus pusat partai berlambang matahari itu juga punya pandangan serupa.

"Intinya ke Gerindra kecenderungannya sangat kuat. Karena PAN dengan Gerindra sudah cukup," ujarnya.

Sejauh ini, PAN masih berupaya mendorong Ketua Umumnya, Zulkifli Hasan, sebagai calon wakil presiden Prabowo Subianto. Namun, PAN juga legawa jika Prabowo memilih tokoh lain, seperti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan atau mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo.

"Kalau pun nanti misalkan Prabowo-Anies, saya kira PAN enggak keberatan. Kemudian Anies-Gatot juga tidak keberatan," kata Yandri.



(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id