Peran Koopssusgab tak Tumpang Tindih dengan Satuan Lain

Desi Angriani 18 Mei 2018 00:01 WIB
terorisme
Peran Koopssusgab tak Tumpang Tindih dengan Satuan Lain
Wakapolri Komjen Syafruddin. MI/Susanto.
Jakarta: Wakapolri Komjen Syafruddin memastikan peran Komando Operasi Khusus Gabungan TNI (Koopssusgab) tak tumpang tindih dengan Detasamen Khusus Antiteror 88 Polri. Karena, sudah ada payung hukum yang mengatur keterlibatan TNI.

"Tidak ada. Udah ada aturannya. UU Polri, UU TNI. Udah itu," kata Syafruddin di Kemenko PMK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis 17 Mei 2018. 

Syafruddin mengatakan, Polri dan TNI kerap bekerja sama. Kerja sama dalam operasi khusus tertuang dalam nota kesepahaman.


"Saya kasih tahu peristiwa penyanderaan di Brimob. Itu panglima TNI bersama saya selama dua malam di sana. Kepala BIN sama-sama. Tidak ada hal yang baru tentang keterlibatan TNI. Keterlibatan TNI sudah berlanjut," kata mantan ajudan Wakil Presiden Jusuf Kalla itu. 

Meski demikian, sektor komando tetap dipegang Polri lantaran keterlibatan TNI merupakan permintaan khusus dari Kepolisian. Hal itu tertuang dalam Pasal 7 UU 34/2004 tentang TNI di mana keterlibatannya bersifat sementara dan merupakan upaya terakhir dengan skema perbantuan terhadap Polri. 

"Kehadiran Koopssusgab secara prinsipil dapat diterima sepanjang tetap patuh pada ketentuan," pungkas jenderal bintang tiga itu. 




(DRI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360