Survei: Pendukung Pancasila Turun 10 Persen

Sunnaholomi Halakrispen 17 Juli 2018 15:56 WIB
pancasila
Survei: Pendukung Pancasila Turun 10 Persen
Petugas menurunkan plakat burung garuda dari KRI Teluk Ende yang sandar di Pelabuhan Bung Karno di Ende, Nusa Tenggara Timur. Foto: MI/Palce Amalo.
Jakarta: Penelitian terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyebut pendukung Pancasila turun 10 persen. Kondisi ini berbeda dengan hasil penelitian beberapa tahun lalu. 

"Ada penurunan, 85 persen pada pro-Pancasila di tahun 2005 dan di tahun ini tinggal 75 persen. Terhitung 10 persen penurunan dalam kurun waktu 13 tahun," kata Peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa, di kantornya, Jakarta Timur, Selasa, 17 Juli 2018.

Menurut dia, penurunan terjadi secara perlahan dari tahun ke tahun. Di 2005, masyarakat yang pro-Pancasila sebanyak 85,2 persen. Pada 2010 pendukung pro-Pancasila menjadi 81,7 persen. 


"Tahun 2015 persentasenya sebanyak 79,4 persen. Tahun 2018 menurun kembali menjadi 75,3 persen" tutur Ardian.

Baca: Pengamat: Pancasila Hanya Menjadi Jargon

Dia menjelaskan ada tiga faktor penyebab pendukung Pancasila terkikis. Pertama, publik merasakan kesenjangan ekonomi. Lalu, ada paham alternatif yang berkembang. Selain itu, sosialisasi Pancasila dianggap kurang. 

Survei ini melibatkan 1.200 responden yang disebar di 34 provinsi. Metode yang digunakan ialah multistage random sampling. Survei dilakukan selama satu minggu, yakni 28 Juni hingga 5 Juli 2018 dengan wawancara tatap muka.



(OGI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id