Pertemuan Jokowi-PA 212 Diminta tak Dikaitkan Pemilu
Wasekjen PDI Perjuangan Ahmad Basarah/MI/Rommy Pujianto
Jakarta: Wasekjen PDI Perjuangan Ahmad Basarah tak ingin pertemuan Joko Widodo dan Persaudaraan Alumni 212 dikaitkan dengan urusan pemilihan umum. Pertemuan itu hanya silaturahmi  biasa.

"Jangan disempitkan pertemuan itu dan jadi sekedar ingin berdampak elektoral," kata Basarah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 26 April 2018.

Baca: PA 212 Sebut Pertemuan Tertutup Perintah Jokowi


Basarah menyatakan urusan pemilu harus berjalan sesuai proses. Jangan sampai proses demokrasi justru memecah belah bangsa.

"Saya kira proses elektoral itu nanti akan berjalan. Tapi hari ini tugas kita bersama adalah memperkukuh memperkuat persaudaraan nasional bangsa Indonesia," ujar dia.

Wakil Ketua MPR itu menilai pertemuan sebagai semangat Jokowi menjaga persatuan. Ia mengibaratkan silaturahmi itu sebagai upaya menjaga ukhuwah Islamiah, ukhuwah basariah, dan ukhuwah wathaniyah.

"Persaudaran sesama muslim, persaudaraan sesama manusia,  dan persaudaraan sesama bangsa Indonesia," ucap Basarah.

Baca: PA Alumni 212 Kesal Pertemuan dengan Presiden Bocor

Presiden Joko Widodo bertemu pengurus Persaudaraan Alumni (PA) 212. Pertemuan berlangsung di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat.

Pengurus PA 212 yang bertemu Jokowi antara lain, Al-Khaththath, Sobri Lubis, Usamah Hisyam, Slamet Maarif, dan Yusuf Marta.



(OJE)