Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus (kanan). (Foto: MI/Adam Dwi)
Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus (kanan). (Foto: MI/Adam Dwi)

Ide PAN Menambah Kursi Pimpinan MPR Memalukan

Nasional mpr
Arga sumantri • 14 Agustus 2019 13:26
Jakarta: Partai Amanat Nasional (PAN) mengusulkan penambahan kursi pimpinan MPR. Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus menilai ide ini memalukan lembaga legislatif.
 
"Saya kira ini upaya memalukan dan membuktikan kalau pengakuan MPR merupakan rumah kebangsaan hanya bualan saja," kata Lucius kepada Medcom.id, Rabu, 14 Agustus 2019.
 
Menurut Lucius, bila MPR ingin dianggap sebagai rumah kebangsaan, tendensi perebutan kursi pimpinan tak perlu muncul. Termasuk, mengupayakan penambahan jumlah kursi pimpinan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, para legislator seharusnya malu dengan usulan penambahan kursi pimpinan MPR ini. Sebab, semakin memunculkan ketidakjelasan skema pimpinan MPR sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (UU MD3).
 
"Wacana penambahan kursi pimpinan MPR hanya demi mengakomodasi semua parpol hanya bentuk frustrasi parpol yang terlalu ngebet dapat kue akan tetapi modal kursi, dukungan koalisi tak dimiliki," tegasnya.
 
Ia mengatakan mengusulkan perubahan UU MD3 untuk menambah kursi pimpinan MPR semakin menelanjangi kegilaan dan irasionalitas. Para anggota dewan seolah hanya fokus mengotak-atik aturan terkait kekuasaan.
 
"Mereka akan ditertawakan karena produktif hanya untuk mengacaubalaukan satu UU bernama MD3 tetapi melempem untuk banyak Rancangan UU lain yang dibutuhkan masyarakat," ujarnya.
 
Baca:JK Tak Sepakat MPR Memiliki 10 Pimpinan
 
Menurut dia, wacana ini semakin menunjukkan dagelan politik para legislator Senayan. "Sekalian saja semua anggota DPR/DPD jadi pimpinan MPR biar lembaga itu menjadi representasi dagelan politik penuh nafsu dari parpol-parpol," ungkapnya.
 
Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal PAN Saleh Partaonan Daulay memunculkan wacana pimpinan MPR ditambah menjadi 10 kursi. Unsurnya terdiri dari sembilan fraksi dan satu kelompok DPD.
 
Usulan ini disebut mengakomodasi seluruh partai politik dan mereduksi polemik perebutan kursi pimpinan MPR. Bila wacana penambahan kursi pimpinan MPR ini diberlakukan, seluruh partai yang lolos ke Parlemen di Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 bakal mengisi pos pimpinan MPR.
 
"Sama seperti periode 2014-2019, semua partai di DPR legawa untuk mengadakan tambahan pimpinan di MPR dan DPR," kata Saleh, Senin, 12 Agustus 2019.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif