Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani. Foto: MI/Bary Fathahilah
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani. Foto: MI/Bary Fathahilah

Gerindra Bantah Tudingan Mahfud Soal Jual Beli Pasal

Nasional undang-undang Omnibus Law
Cindy • 20 Desember 2019 14:43
Jakarta: Ketua Fraksi Partai Gerindra di DPR Ahmad Muzani membantah ada jual beli pasal dalam pembentukan undang-undang (UU). UU yang dibentuk berasal dari usulan pemerintah dan DPR.
 
"Pemerintah kan menyusun satu rencana UU melalui daftar legislasi dan DPR juga sama menyampaikan pandangan buat daftar legislasi," kata Muzani di Gedung Nusantara III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 20 Desember 2019.
 
Wakil Ketua MPR itu menjelaskan anggota DPR tersusun dari komisi dan fraksi. Keputusan apa pun soal undang-undang pasti memiliki unsur objektivitas dan subjektivitas pemerintah dan DPR.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia mencontohkan Rancangan UU Ibu Kota Negara. Regulasi ini mengatur rencana pemerintah memindahkan ibu kota dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur. Aturan ini dibahas bersama antara pemerintah dan DPR.
 
"Pada akhirnya DPR itu lembaga politik, lembaga politik itu berarti kompromi, kadang-kadang kompromi tidak selalu dipertimbangkan dengan objektivitas," ujar Muzani.
 
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD sempat menyebut proses pembuatan UU masih kacau. Akibatnya, penegakan hukum tak optimal.
 
"Ada hukum yang dibeli, pasal-pasalnya dibuat karena pesanan itu ada," kata Mahfud di Hotel Aryaduta, Jakarta, Kamis, 19 Desember 2019.
 
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu tak menjelaskan aturan mana yang dimaksud. Dia hanya menyebut UU hingga peraturan daerah (perda) masih bisa dipesan. Aturan dibentuk berdasarkan keinginan orang tertentu yang mensponsori.
 
Selain itu, saat ini banyak pihak yang mengeluhkan soal peraturan yang tumpang tindih. Hal ini membuat pemerintah memutuskan membuat omnibus law dengan membuat UU mengenai satu isu besar yang dapat mencabut beberapa UU sekaligus.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif