Negara Diminta Memaksimalkan Semua Unsur Pertahanan
Ketua DPD OSO/ANT/Jessica Helene Wuysang
Jakarta: Ketua DPD Oesman Sapta Odang (OSO) meminta pemerintah memperkuat upaya pencegahan terorisme di Tanah Air. Aparat juga harus segera mengungkap motif, pola, serta gerakan teroris yang beberapa hari ini menyerang Tanah Air.

"Ada Polri, BNPT, BIN, dan kita juga memiliki TNI. Negara perlu memaksimalkan semuanya," tegas OSO seperti dilansir Antara, Senin, 14 Mei 2018.

OSO menyebut ledakan di Surabaya yang menewaskan belasan orang merupakan ancaman serius bagi kemanusiaan. Masa depan Indonesia pun terancam.


Ia mengimbau masyarakat memperkuat persatuan dan kesatuan. Warga tak boleh terpecah belah.

"Kita harus perkuat persatuan, masyarakat jangan mudah terpancing berbagai isu dan informasi yang tak bertanggung jawab," ucap ketua umum Hanura itu.

Baca: Ledakan Susulan Terdengar di Mapolrestabes Surabaya

OSO juga mengajak seluruh elemen bangsa bahu-membahu melaksanakan Pancasila dan menolak berbagai upaya memecah persatuan.

"DPD RI mengutuk kekerasan yang dilakukan kaum teroris yang pengecut ini," tegas OSO.

Rangkaian ledakan bom terjadi dalam dua hari terakhir. Tiga ledakan dalam waktu hampir bersamaan mengguncang tiga tempat ibadah: Gereja Kristen Indonesia di Jalan Diponegoro, Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya, dan Gereja Pentakosta di Jalan Arjuna, Surabaya, Jawa Timur. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB, Minggu, 13 Mei 2018.

Baca: Teroris yang Mati Perlu 'Diadili'

Hingga saat ini, tercatat 13 orang tewas dalam tiga kejadian tersebut. Dua di antaranya polisi. Korban luka dan tewas dibawa ke beberapa rumah sakit, yakni RS William Booth dan RSUD dr Soetomo.

Ledakan kembali terjadi di Sidoarjo, Minggu malam. Kali ini ledakan terjadi di rumah susun milik keluarga Anton Febrianto. Anton diduga dalang ledakan karena tim Gegana sempat melihat Anton masih memegang pemicu ledakan ketika petugas berada di lokasi. Petugas kemudian melumpuhkan pelaku dengan beberapa tembakan.

Pagi ini, bom kembali meledak di Mapolrestabes Surabaya. Belum diketahui jumlah korban tewas maupun luka dalam insiden tersebut.



(OJE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id