Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar, di gedung Merah Putih KPK/Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar, di gedung Merah Putih KPK/Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Desa Tanggap Covid-19 Dinilai Efektif Perangi Virus Korona

Nasional Virus Korona
Cindy • 20 Mei 2020 14:15
Jakarta: Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar yakin desa tanggap covid-19 mampu menanggulangi penyebaran virus korona (covid-19). Warga diminta konsisten menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19.
 
"Kalau ini dilakukan penanganan serius di tingkat desa, saya yakin akan sangat berdampak signifikan untuk penyelesaian atau penanganan covid-19 di tingkat nasional," kata Abdul lewat konferensi pers secara virtual, Rabu, 20 Mei 2020.
 
Abdul mengungkapkan pihaknya telah menggelontorkan dana Rp2,59 triliun untuk desa tanggap covid-19. Dana ini relatif kecil dibanding jumlah desa, yakni 74.953.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Itu artinya cukup efisien dan cukup efektif penanganan covid di tingkat desa," ucap Abdul.
 
Dia menuturkan desa tanggap covid-19 membuat pemetaan warga terjangkit virus korona lebih mudah dicermati. Sebab, skala desa termasuk kecil dan pemantauan yang diterapkan berbasis orang perorang.
 
(Baca: 53 Ribu Desa Telah Menerima Dana Desa)
 
Adapun jumlah relawan tanggap covid-19 mencapai 1.743.343 orang di 61.670 desa. Artinya, rata-rata satu relawan tanggap covid-19 dapat menangani 68 warga desa.
 
Abdul menyebut semakin bertambahnya relawan tanggap covid-19, semakin sedikit warga yang ditangani. "Itu menunjukkan desa siap sekali melakukan penanganan yang tentu pada proporsi desa adalah orang dalam pemantauan (ODP) selesai ditangani di desa, isolasi bisa lebih mudah diawasi," terang Abdul.
 
Sedangkan ODP yang sudah ditangani mencapai 179.682. Sementara itu, sebanyak 19.590 desa telah membangun ruang isolasi mandiri. Tercatat, ada 78.360 unit tempat tidur per Selasa, 19 Mei 2020.
 
"Ini berarti satu ruang isolasi sudah dimanfaatkan oleh lebih dari dua orang bahkan rata-rata tiga orang. Ini artinya sangat efektif pemantauan di tingkat desa," ucap dia.
 
Abdul yakin penguatan desa tanggap covid-19 dapat memutus rantai penyebaran covid-19 lebih efektif dibanding negara lainnya. Asal, warga desa mampu melakukan penguatan prinsip new normal, membiasakan hidup sehat dengan sering mencuci tangan, tidak berkerumun, menjaga jarak sosial, dan displin memakai masker.
 

(REN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif