Petugas gabungan terdiri dari unsur TNI, Polri, dan satpol PP menertibkan sejumlah baliho dan spanduk-spanduk yang tidak memiliki izin di Ibu Kota. Foto: MI/Andi Widiyanto
Petugas gabungan terdiri dari unsur TNI, Polri, dan satpol PP menertibkan sejumlah baliho dan spanduk-spanduk yang tidak memiliki izin di Ibu Kota. Foto: MI/Andi Widiyanto

Copot Baliho FPI, TNI Dinilai Ingin Hindari Bentrokan Masyarakat

Nasional tni fpi Muhammad Rizieq Shihab
Anggi Tondi Martaon • 21 November 2020 00:32
Jakarta: Langkah TNI mencopot baliho pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab dianggap tepat. Hal itu dapat menghindari konflik di tengah masyarakat.
 
"Kalau penurunan baliho itu dilakukan oleh masyarakat atau ormas (organisasi masyarakat) lain bisa terjadi bentrok berdarah atau mengarah ke konflik horizontal," kata anggota Komisi I TB Hasanuddin dalam keterangan tertulis, Jumat, 20 November 2020.
 
Mayor Jenderal (Mayjen) Purnawirawan itu mengatakan pencabutan baliho sejatinya tugas dan wewenang satuan polisi pamong praja (satpol PP). Namun, pelanggaran diyakini tetap terjadi meski sudah ditindak satpol PP.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Copot Baliho Rizieq, Pangdam Jaya Dinilai Merepresentasikan Negara
 
"Tetapi ada informasi, setiap satpol PP menurunkan baliho Rizieq Shihab, besoknya sudah terpasang lagi," ungkap dia.
 
Menurut dia, seluruh pihak harus mematuhi ketentuan pemasangan baliho. Harus ada tindakan tegas agar pelanggaran tersebut menjadi perhatian seluruh masyarakat.
 
"Pada intinya saya sebagai mantan prajurit TNI sepakat dan mengapresiasi tindakan tegas yang dilakukan oleh Pangdam Jaya (Mayjen Dudung Abdurachman) untuk menurunkan baliho Rizieq Shihab," sebut dia.
 
Selain itu, mantan Wakil Ketua Komisi I mendukung usulan Mayjen Dudung terkait pembubaran FPI. Pangdam Jaya dinilai memiliki alasan kuat soal pembubaran tersebut.
 
"Saya kira ini harus direspons negara. Bila ternyata nanti secara hukum ormas FPI ini terbukti melanggar dan kemudian harus dibubarkan, maka bubarkan saja tak usah ragu, tak usah takut ," ujar dia.

 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif