Jokowi Kaji Penolakan KPK soal RKUHP

Achmad Zulfikar Fazli 05 Juni 2018 20:55 WIB
ruu kuhp
Jokowi Kaji Penolakan KPK soal RKUHP
Presiden Jokowi. Foto: Medcom.id/Lis Pratiwi.
Jakarta: Presiden Joko Widodo telah menerima surat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal penolakan terhadap revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Surat itu masih dikaji.
 
"Baru kemarin saya lihat, saya terima, baru dalam kajian kita," kata Jokowi di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa, 5 Juni 2018.
 
Inti dari surat itu, KPK memohon kepada pemerintah untuk mencabut delik tipikor dalam RUU KUHP tersebut. KPK meminta Jokowi melindungi masyarakat dari kejahatan tindak pidana korupsi yang dilakukan pejabat di lingkungan eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

Baca: Yasonna Jamin RKUHP tak Lemahkan KPK

Jokowi mengaku belum bisa membeberkan detail poin-poin yang dipermasalahkan oleh KPK. Sebab, ia mengaku baru menerima surat itu. Yang pasti, ia menegaskan tak akan melemahkan Lembaga Antirasuah.
 
"Intinya kita tetap harus memperkuat KPK," tegas dia
 
Pengkajian ini di bawah koordinasi Menko Polhukam Wiranto. Proses itu masih terus berjalan. "Sehingga nanti kalau sudah selesai pasti masuk ke meja saya," katanya.






(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id