Koalisi Pemerintah Diminta tak Paksa JK jadi Cawapres

Whisnu Mardiansyah 03 Mei 2018 22:00 WIB
pilpres 2019
Koalisi Pemerintah Diminta tak Paksa JK jadi Cawapres
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon - MTVN/Husen Miftahudin
Jakarta: Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon meminta koalisi pemerintahan tak memaksakan Jusuf Kalla kembali menjadi calon wakil presiden di Pilpres 2019. Hal itu menanggapi wacana Joko Widodo kembali disandingkan dengan JK.

"Saya mengatakan kita enggak boleh bertentangan dengan UU apalagi dengan konstitusi," kata Fadli di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis 3 Mei 2018.

Menurut Fadli, JK tak semestinya kembali berkontestasi dalam politik nasional.  Bahkan, dalam sebuah wawancara dengan media pun jelas-jelas JK mengutarakan niatnya pensiun dari politik. 


"Saya kira Pak JK ini orang yang bijaksana gitu, beliua sendiri sudah menyampaikan bahwa tidak akan maju lagi soal usia dan lain sebagainya," jelas Fadli. 

Fadli mengatakan, partai pendukung Jokowi tak menambrak aturan Undang-undang. Sudah jelas, lanjut dia dalam UU Pemilu dan UUD 1945 jabatan seorang presiden dan wakil presiden dibatasi dua periode. 

"Dalam konteks demokrasi untuk tetap bisa berkompetisi sesuai dengan amanat konstitusi bisa dipilih dan memilih," ucap Fadli.

Fadli tak ingin hanya untuk kepentingan politik sesaat dan pragmatis, parpol pendukung Jokowi memaksakan menguji materi UU Pemilu ke Mahkamah Konstitusi.

"Saya kira ini bertentangan dengan semangat konstitusi kita yang dua kali itu," pungkasnya.



(JMS)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360