PPATK Endus Transaksi Mencurigakan Jelang Pilkada

Damar Iradat 17 April 2018 14:38 WIB
pilkada 2018
PPATK Endus Transaksi Mencurigakan Jelang Pilkada
Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin. Foto: MI/Panca.
Jakarta: Pusat Penelitian dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengindikasikan adanya transaksi mencurigakan jelang Pilkada serentak 2018. Setiap bulan ada ribuan transaksi mencurigakan.
 
"Kemarin sudah ada peningkatan ya, beberapa ribu dalam satu bulan," kata Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin di Kantor PPATK, Jalan Ir. H. Juanda, Jakarta Pusat, Selasa, 17 April 2018.
 
Kiagus belum memiliki angka pasti jumlah transaksi mencurigakan menjelang Pilkada. Namun, pada akhir 2017 sampai kuartal pertama 2018, ada 52 transaksi non-tunai yang mencurigakan dan 1.066 transaksi mencurigakan lewat transaksi secara tunai. 

Baca: KPK Wanti-wanti Calon Petahana Pilkada Serentak 2018

Transaksi mencurigakan itu, lanjut dia, dilakukan dengan berbagai macam modus. Misalnya, dari pelaksana proyek atau pemenangan tender kepada pihak pengusa.
 
Kendati demikian, Kiagus belum bisa memaparkan penyebaran transaksi mencurigakan tersebut. Pihaknya masih mendalami lebih lanjut soal tersebut.
 
PPATK masih mematangkan analisis soal transaksi mencurigakan tersebut. Nantinya, jika sudah menemukan pelanggaran, PPATK bakal melanjutkan hasil analisisnya ke penegak hukum.
 
"Masih kita matangkan dulu, jadi tentu kita tidak tergesa-gesa," tandasnya. 






(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id