Ilustrasi jemaah umrah atau haji di Arab Saudi. AFP
Ilustrasi jemaah umrah atau haji di Arab Saudi. AFP

Pintu Umrah Dibuka, Pemerintah Prioritaskan Jemaah Tertunda

Nasional kementerian agama ibadah umrah Virus Korona
Anggi Tondi Martaon • 23 September 2020 15:04
Jakarta: Pemerintah Indonesia membuka kembali pendaftaran pelaksanaan ibadah umrah. Namun, proses pemberangkatannya akan memprioritaskan jemaah umrah yang sempat tertunda pergi ke Tanah Suci akibat pandemi covid-19.
 
"Pasti prioritas utama adalah 34 ribu jemaah yang tertunda berkat moratorium karena covid-19," kata Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar Ali di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, 23 September 2020.
 
Nizar mengatakan Kementerian Agama sempat menghentikan pendaftaran melalui aplikasi Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (Siskopatuh) akibat penghentian ibadah umrah oleh Arab Saudi. Setelah Arab Saudi mengizinkan kembali pelaksanaan umrah, aplikasi Siskopatuh kembali dibuka untuk jemaah yang ingin berangkat umrah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Nanti kita buka lagi sambil memberangkatkan jemaah yang tertunda tadi," ujar dia.
 
Baca: Pemerintah Lobi Arab Saudi Demi Izin Umrah
 
Arab Saudi membuka secara bertahap penyelenggaraan ibadah umrah. Tahap pertama dan kedua dikhususkan bagi warga negara dan warga negara asing (WNA) yang bermukim di Arab Saudi. Tahap ini dilakukan pada 4 dan 18 Oktober 2020.
 
Jemaah dari negara lain baru diizinkan menyelenggarakan ibadah Umrah pada 1 November 2020. Namun, penyelenggaraannya berdasarkan situasi pandemi global dan negara tersebut harus masuk daftar negara aman dari penyebaran virus korona (covid-19).
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif