NEWSTICKER
Presiden Joko Widodo/MI/Ramdani
Presiden Joko Widodo/MI/Ramdani

Jokowi Ancam Copot Menteri Lamban Beradaptasi

Nasional reshuffle kabinet
Nur Azizah • 24 Februari 2020 06:38
Jakarta: Presiden Joko Widodo ingin para menteri bekerja cepat sesuai target yang ditetapkan. Presiden tak segan mencopot mereka yang lamban beradaptasi.
 
"Ada yang cepat beradaptasi, ada yang tidak. Mohon sedikit dimaafkan dulu, kalau terus (tidak dapat beradaptasi), pasti saya ganti," kata Jokowi seperti disampaikan juru bicara Presiden Fadjroel Rachman, Minggu, 23 Februari 2020.
 
Baca:Presiden Belum Berencana Merombak Kabinet

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Fadjroel, Presiden fokus pada program kerja dan pelaksanannya. Sehingga pekerjaan para menteri pasti dipantau.
 
Jokowi, kata Fadjroel, memaklumi adanya penyesuaian. Namun Presiden ingin hal itu dilakukan dengan cepat.
 
Jokowi Ancam Copot Menteri Lamban Beradaptasi
Juru bicara Presiden Joko Widodo/Medcom.id/Damar Iradat
 
Sebelumnya, Fadjroel merespons isu reshuffle kabinet. Menurut dia, tak perombakan dalam waktu dekat.
 
"Tidak ada rencana reshuffle," tegas Fadjroel saat dikonfirmasi, Jakarta Pusat, Jumat, 21 Februari 2020.
 
Presiden meminta seluruh menteri fokus melaksanakan program kerja. Mereka diminta tak menghiraukan isu reshuffle.
 
"Presiden memonitor serta mengevaluasi pelaksanaan rencana kerja masing-masing," pungkas Fadjroel.
 
Presiden Joko Widodo melantik 34 menteri Kabinet Indonesia Maju pada Rabu, 23 Oktober 2019. Namun isu reshuffle berhembus di media sosial, tepat empat bulan setelah pelantikan.
 
Dalam perbincangan di media sosial, perombakan kabinet menyasar menteri dengan kinerja buruk. Tapi belum ada rincian detail terkait ini.

 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif