Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Lembaga Pengolah Data Pribadi Harus Taat Perlindungan Data

Nasional perlindungan data pribadi
Anggi Tondi Martaon • 28 Juli 2020 20:45
Jakarta: Sejumlah lembaga akan diberikan akeses mengolah data pribadi masyarakat. Mereka diingatkan agar tunduk pada beleid perlindungan data pribadi
 
"Aparat penegak hukum dan badan intelijen semuanya adalah badan publik yang harus tunduk pada aturan penggunaan data," kata Deputi Direktur Riset Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM) Wahyudi Djafar dalam diskusi virtual yang diselenggarakan oleh HMI Hukum Brawijaya dan Imparsial, Selasa, 28 Juli 2020.
 
Wahyudi mencontohkan penerapan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (PDP) di Inggris. Semua lembaga yang diberikan akses pengecualian harus mengikuti seluruh kewajiban sebagai pengendali data.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Salah satunya agen keamanan domestik Britania Raya atau lebih dikenal MI5. Badan khusus intelijen Inggris itu hanya mengolah data pribadi masyarakat sesuai kebutuhan.
 
"Siapa yang akan ditarget oleh data MI5 dan berapa lama dia akan menyimpan data-data itu untuk kepentingan keamanan nasional. Jadi jelas privacy policy-nya," ungkap dia.
 
Baca: RUU PDP Diharapkan Memuat Pembentukan Lembaga Pengawas
 
DPR dan pemerintah diminta untuk membuat batasan pengecualian yang ketat pada RUU PDP. Sehingga, pengolahan data pribadi masyarakat tidak dilakukan secara berlebihan.
 
"Oleh karena itu, UU harus komprehensif menerapkan standar tertinggi perlindungan dan setiap pengecualian harus dirumuskan terbatas dan dirumuskan dengan jelas," ujar dia.
 

(AZF)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif