Ilustrasi Pilkada 2020. Medcom.id
Ilustrasi Pilkada 2020. Medcom.id

Survei: Masyarakat Setuju Pilkada Serentak Tak Dilaksanakan Desember 2020

Nasional Virus Korona Pemilu Serentak 2020
Sri Yanti Nainggolan • 23 Mei 2020 16:29
Jakarta: Masyarakat setuju pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) 2020 tidak diadakan pada 9 Desember 2020. Ini berdasarkan survei yang dilakukan lembaga kajian Roda Tiga Konsultan.
 
"Lebih dari separuh responden menganggap perlu diundur waktunya (51,2 persen)," dikutip dari keterangan resmi 'Survei Nasional Pandangan Masyarakat Terhadap Penanganan Pandemi Covid-19', Sabtu, 23 Mei 2020.
 
Sementara, sebanyak 29,5 persen responden menganggap waktu pemilihan sudah tepat dan 19,3 persen tidak tahu atau tidak menjawab.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Hasil ini menunjukkan mayoritas responden khawatir dengan situasi pandemi ini dalam rangka melakukan kegiatan pilkada dan menginginkan Pilkada Serentak Desember 2020 perlu diundur waktunya,"
 
(Baca: KPU Dinilai Akan Kewalahan Menyelenggarakan Pilkada 2020)
 
Survei dilakukan pada 7-17 Mei 2020 melalui wawancara telepon. Survei melibatkan 1.200 responden dengan margin of error 2,89 persen dan confidence level 95 persen. Responden tersebar di seluruh Indonesia.
 
Presiden Joko Widodo menandatangani Perppu Nomor 2 Tahun 2020. Perppu mengatur penundaan pemungutan suara Pilkada 2020 dari September menjadi Desember atau bisa lebih lama tergantung situasi pandemi covid-19 di Tanah Air.
 
Pemungutan suara mulanya dijadwalkan pada 23 September di 270 wilayah, meliputi: 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Namun, pandemi covid-19 memaksa pilkada diundur dan rencana digelar 9 Desember 2020.
 

(REN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif