Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Tracing Covid-19 Disebut Sulit, Satgas Beberkan Penyebabnya

Nasional Virus Korona covid-19 pandemi covid-19 Satgas Covid-19
Tri Subarkah • 15 Januari 2022 22:59
Jakarta: Tracing atau pelacakan covid-19 di tengah masyarakat disebut semakin sulit. Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengamini hal tersebut.
 
"Kenapa menjadi sulit? Yang pertama, masyarakat sudah euforia," kata Kepala Sub Bidang Tracing Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Koesmedi Priharto saat diskusi bertajuk 'Bersiap Hadapi Gelombang Omicron', Sabtu, 15 Januari 2022.
 
Menurut dia, masyarakat merasa kasus konfirmasi covid-19 di Indonesia sudah menurun. Faktor kedua, disebabkan karena masyarakat sudah mendapatkan vaksinasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berdasarkan data teranyar Kementerian Kesehatan, sebanyak 119 juta penduduk Indonesia sudah divaksin dua kali. Sementara itu, faktor ketiga yakni terkait ketakutan masyarakat.
 
Baca: Bertambah, Pasien Omicron di Jakarta Jadi 725 Orang
 
Mereka tidak bisa bepergian menggunakan aplikasi PeduliLindungi jika terkonfirmasi positif covid-19. Ia pun menyayangkan hal tersebut. Padahal, salah satu fungsi PeduliLindungi adalah mencegah penularan covid-19.
 
"Ini yang agak enggak enak kita mendengarnya, bahwa kalau kita diperiksa kemudian kita dites lagi, nanti PeduliLindungi kita jadi hitam, kita enggak bisa ke mana-mana," ujarnya.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif