PKS Bantah Incar Kursi Wagub DKI
Direktur Pencapresan DPP PKS Suhud Aliyudin. Foto: Medcom.id/Nur Azizah.
Jakarta: Sandiaga Uno dipastikan akan mundur dari jabatannya sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. Kepastian itu akan diambil setelah Sandiaga mendeklarasikan diri sebagai cawapres mendapingi Prabowo Subianto di Pilpres 2019.
 
Kini partai pengusung pasangan Anies Baswedan - Sandiaga Uno mulai ancang-ancang mencari kandidat pengganti Sandiaga untuk mengisi kursi wakil gubernur. Gerindra dikabarkan menyodorkan nama Ketua DPD DKI Partai Gerindra M. Taufik sedangkan PKS mengajukan nama Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera.
 
Namun, kabar itu dibantah Direktur Pencapresan PKS Suhud Aliyudin. "Itu kan kabar-kabar dari media. Tidak benar kabar itu," kata Suhud, Kamis, 9 Agustus 2019.

Baca: Gerindra Bantah Sandiaga Bayar Rp500 Miliar untuk Jadi Cawapres

Suhud menegaskan, PKS sampai saat ini masih berpegangan dengan hasil ijtima ulama yang merekomendasikan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf sebagai pendamping Prabowo.
 
Ia membantah ada mahar politik yang ditawarkan ke PKS agar menerima Sandiaga menjadi cawapres Prabowo
 
"Sekali lagi, kami masih mengedepankan hasil ijtima ulama. Tunggu saja sampai sore ini hasilnya seperti apa," katanya.




(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id