Fahri Sebut Posisi Menteri Lebih Berharga untuk PKS

Lukman Diah Sari 07 Agustus 2018 19:14 WIB
pilpres 2019
Fahri Sebut Posisi Menteri Lebih Berharga untuk PKS
Politikus PKS Fahri Hamzah. Foto: Lukman Diah Sari/Medcom.id
Jakarta: Politikus PKS Fahri Hamzah menyebut posisi menteri lebih berharga buat PKS ketimbang wakil presiden (wapres). Wapres hanya menjadi 'ban serep' presiden.

"Posisi menteri lebih berharga, dari pada wapres. Karena dia (menteri) pegang portofolio," ujar Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 7 Agustus 2018.

DPP PKS menggelar rapat Majelis Syuro untuk membahas calon presiden dan calon wakil presiden di Pilpres 2019. Partai besutan Sohibul Iman itu ngotot agar kadernya bisa menjadi cawapres.


Fahri menilai sikap partainya itu tidak tepat. Menurut dia, wapres tidak memiliki kewenangan tanpa seizin presiden. 

Baca: PAN Minta Koalisi Prabowo `Ngumpul`Bahas Pilpres

Dia mencontohkan pada anggaran. Menurut dia, menteri mendapat jatah lebih banyak ketimbang wapres. Misalnya, kata dia, anggaran di Kementerian Pendidikan bisa mencapai Rp80 triliun. Kemudian, di Kementerian Pertahanan atau Kepolisian bisa mencapai Rp60 triliun. Sedangkan wapres hanya Rp20 miliar setahun. 

"Wapres enggak ada gunanya. Makanya jangan tertipu dengan wapres-wapresan. Ini mah becandaan. Yang kita lihat itu presidennya, benar enggak!" ucapnya. 

Jusuf Kalla, lanjut dia, sudah hampir empat tahun menjabat sebagai wapres. Namun hingga kini tidak ada kewenangan yang bisa dieksekusi. 

"Hampir empat tahun dijadiin embel-embel, presiden ke mana, wapres ke mana," tandasnya. 




(AZF)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id