Penggalangan Dana Politik Prabowo Diklaim Menyelamatkan Demokrasi

Husen Miftahudin 26 Juni 2018 11:26 WIB
prabowo subiantopilpres 2019
Penggalangan Dana Politik Prabowo Diklaim Menyelamatkan Demokrasi
Ketum Gerindra Prabowo Subianto/ANT/Muhammad Adimaja
Jakarta: Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menggalang dana dari masyarakat untuk ongkos politik. Penggalangan dana terbuka diklaim untuk menyelamatkan demokrasi.

"Tidak seperti selama ini, penggalangan dana politik terkesan dilakukan sembunyi-sembunyi dan atas dasar transaksional. Aktor politik tersandera oleh para donatur. Sehingga donaturlah yang berkuasa, sementara aktor politik hanya menjadi boneka," ujar Ketua DPP Gerindra Moh Nizar Zahro melalui keterangan tertulis, Selasa, 26 Juni 2018.

Baca: KPU Pertanyakan soal Penggalangan Dana Politik Prabowo


Nizar mengklaim pengalangan dana secara terbuka merupakan tradisi baru menggalang biaya politik. Pasalnya, kata Nizar, selama ini penggalangan dana hanya bertujuan menyejahterakan para donatur lewat kendali pemerintah.

"Sumber daya negara diarahkan untuk kemakmuran para donatur. Sementara rakyat hanya menerima ampas pembangunan," ucap dia.

Baca: Alasan Prabowo Galang Dana Politik

Nizar berdalih penggalangan dana terbuka membuat pemerintah bebas dari kelompok oligarkis. Ia tak sepakat aktivitas itu disebut pencitraan Prabowo untuk meraih simpati rakyat.

"Pak Prabowo tidak biasa dengan politik pencitraan. Beliau selalu tampil apa adanya."

Donasi politik resmi diluncurkan melalui aplikasi penggalangan dana di Telegram. Siapa pun bisa berpartisipasi mewujudkan demokrasi bebas pembajakan kelompok tertentu.

"Donatur politik tidak lagi didominasi pengusaha kelas kakap, tapi siapa pun bisa menjadi donatur atas dasar sukarela," ucap dia.



(OJE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id