Sekretaris Fraksi NasDem di DPR Saan Mustopa. Foto: MI/Anggoro
Sekretaris Fraksi NasDem di DPR Saan Mustopa. Foto: MI/Anggoro

NasDem Cari Koalisi untuk Pemenang Konvensi Capres

Nasional Partai NasDem pilpres
Nur Azizah • 12 November 2019 17:21
Jakarta: Partai NasDem memastikan akan membentuk koalisi untuk mengusung sosok yang memenangi konvensi calon presiden (capres) di 2020. Hal ini diperlukan mengingat ada syarat dukungan partai di Parlemen untuk mengusung capres.
 
"NasDem menyadari secara elektoral. Kalau menggunakan presiden threshold, NasDem akan bertanggung jawab mencarikan partai mitra koalisi," kata Sekretaris Fraksi Partai NasDem di DPR, Saan Mustofa, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 12 November 2019.
 
Pada Pemilu 2019, NasDem memiliki 9,05 suara. Sementara itu, dalam Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, gabungan partai yang boleh mengusung capres harus memiliki 20 persen kursi di DPR atau 25 persen suara sah di level nasional.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saan pun memastikan konvensi capres akan dilakukan secara terbuka dan transparan. "Tentu konvensi yang dilakukan partai NasDem akan dipertanggungjawabkan. Tentu itu akan ada ujungnya dan siapa pemenang konvensi," jelas dia.
 
NasDem, jelas dia, akan bertanggung jawab dengan mencarikan partai koalisi untuk pemenang konvensi. Pihaknya tak mau capres yang terpilih dalam konvensi selesai di tengah jalan.
 
Sebelumnya, Wakil Ketua Steering Committee Kongres II Partai NasDem Sugeng Suparwoto mempersilakan masyarakat ikut konvensi. Panggung politik ini tidak hanya diprioritaskan kepada para kader NasDem. Kompetensi lebih diutamakan menjaring capres di 2024.
 
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai NasDem Johnny G Plate menyampaikan elemen masyarakat bakal dilibatkan dalam mekanisme konvensi. Calon yang terpilih benar-benar potensial diukur dari kapabilitas dan elektabilitasnya.
 
"Model konvensi yang melibatkan seluruh komponen masyarakat, dunia perguruan tinggi, tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat, pegiat sosial lembaga swadaya, rekan-rekan partai politik, organisasi massa untuk berpartisipasi dalam konvensi," jelas Johnny.
 

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif