Ilustrasi- Komisi Pemberantasan Korupsi. Medcom/Fachri Audia.
Ilustrasi- Komisi Pemberantasan Korupsi. Medcom/Fachri Audia.

Firli Cs Dilibatkan Merancang Perpres Tentang KPK

Nasional kpk presiden jokowi
Damar Iradat • 08 Januari 2020 15:29
Jakarta: Sekretaris Kabinet Pramono Anung memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dilibatkan dalam perancangan Peraturan Presiden (Perpres) Terkait KPK. Presiden telah menerbitkan satu dari tiga perpres yang disusun, yakni Perpres Nomor 91 Tahun 2019 Tentang Organ Pelaksana Dewan Pengawas KPK.
 
Pramono mengatakan dua perpres lainnya masih dirancang. Dua perpres itu bakal mengatur tentang organisasi yang berkaitan dengan UU anyar dan mengenai perubahan status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN).
 
"Semuanya dalam proses dan agar tidak simpang siur, semua hal yang berkaitan dengan perpres, berkaitan dengan KPK, itu melibatkan komisioner KPK, melibatkan KPK," kata Pramono di kantornya, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 8 Januari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pramono mengatakan perpres tak boleh bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 Tentang KPK. Perpres harus sejalan dengan undang-undang.
 
"Sehingga (membantah) spekulasi orang bahwa pemerintah akan intervensi KPK. Enggak mungkin (pemerintah mengintervensi KPK)," tuturnya.
 
Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri mengaku belum dilibatkan dalam perancangan Perpres Tentang Organisasi dan Tata Kerja Pimpinan dan Organ Pelaksana Pimpinan KPK. Tapi, Firli telah diberi tahu rancangan perpres oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo.
 
Rancangan perpres tersebut sempat menjadi polemik. Pasalnya, dalam rancangan perpres disebutkan posisi pimpinan KPK setingkat menteri dan bertanggung jawab langsung kepada presiden.
 

 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif