Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyampaikan sambutannya dalam perayaan hari ulang tahun partai ke-45. Foto: MI/Susanto.
Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyampaikan sambutannya dalam perayaan hari ulang tahun partai ke-45. Foto: MI/Susanto.

Megawati Tegaskan Menteri Muda Harus Berilmu

Nasional kabinet jokowi
Kautsar Widya Prabowo • 11 Juli 2019 08:34
Beijing: Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)Megawati Soekarnoputri tidak menutup kemungkinan anak muda dapat menduduki kursi menteri di kabinet Presiden Joko Widodo. Namun, mereka harus dibekali dengan kualitas diri yang mumpuni.
 
Menurut dia, fenomena menteri muda pernah terjadi pada era pemerintahan Soekarno. Presiden ke-1 itu sempat memberikan amanah kepada anak muda yang pintar dan menguasai masalah untuk masuk dalam kabinet menteri.
 
"Ini yang saya lihat kelemahan kita dewasa ini. Orang disodor-sodorkan, tapi tidak mengerti secara praktis tata pemerintahan," ujar Megawati kepada wartawan di sela kunjungan kerjanya ke Beijing, Tiongkok, Rabu, 10 Juli 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, pemuda yang masuk bursa menteri kabinet Jokowi harus memahami seluk-beluk DPR. Pasalnya, DPR adalah tempat pembuatan undang-undang (UU), bertemu dan mengawasi mitra kerja, hingga memutuskan rancangan UU bersama pemerintah.
 
Artinya, menteri muda itu harus memiliki ilmu dan pengalaman yang matang dalam dunia politik. Ia tidak ingin melihat pejabat negara menggunakan statusnya hanya sebagai eksistensi belaka.
 
Baca: Megawati Serahkan Pembentukan Kabinet Baru pada Jokowi
 
"Kita lihat, mereka-mereka yang tidak punya latar belakang di dalam proses menjalankan tata pemerintahan di republik ini, dia fail (gagal)," ujar Presiden ke-5 itu.
 
Untuk itu, Mega menegaskan pentingnya ilmu dan pengalaman yang matang bagi pemuda yang ingin masuk dalam bursa menteri. Dia emoh ada menteri yang tidak menguasai perundang-undangan sehingga berujung dengan gagalnya program kerja.
 
"Kalau ada anak muda yang ingin jadi menteri seperti wacana yang saat ini beredar, sebaiknya menyiapkan dirinya dengan baik," pungkas dia.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif