Presiden Joko Widodo. ANT/Hafidz Mubarak A
Presiden Joko Widodo. ANT/Hafidz Mubarak A

Jokowi Mendapati Serapan Anggaran Masih Belum Maksimal

Nasional Virus Korona
Nur Azizah • 09 Juli 2020 10:09
Jakarta: Presiden Joko Widodo terus mengecek penyerapan anggaran di sejumlah kementerian dan lembaga. Dia menyebut serapan belum maksimal.
 
"Saya melihat stimulus ekonomi ini belum (maksimal). Bansos sudah lumayan. Kesehatan, masih perlu dipercepat," kata Jokowi dalam video rapat terbatas yang diunggah Rabu malam, 8 Juli 2020.
 
Jokowi mengaku mengecek serapan anggaran kementerian dan lembaga setiap hari. Dia memerintahkan stimulus ekonomi di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dipercepat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Naiknya berapa persen, harian saya lihat betul sekarang," beber dia.
 
(Baca: Jokowi Ingatkan Anggaran Penanganan Covid-19 Mesti Tepat Sasaran)
 
Kepala Negara juga memerintahkan kementerian dengan anggaran besar mempercepat belanja. Seperti, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang memiliki anggaran Rp70,7 triliun, Kementerian Sosial Rp104,4 triliun, Kementerian Pertahanan Rp 117,9 triliun, Polri Rp92,6 triliun, dan Kementerian Perhubungan Rp32,7 triliun.
 
Dia menyebut bila anggaran cepat diberikan kepada masyarakat bisa meningkatkan perekonomian Indonesia di kuartal III. "Begitu kuartal III bisa mengungkit ke plus, ya sudah, kuartal IV lebih mudah. Tahun depan Insyaallah juga akan lebih mudah," tutur dia.
 

(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif