Baliho Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketum DPP PDI Perjuangan Puan Maharani.
Baliho Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketum DPP PDI Perjuangan Puan Maharani.

Baliho Politikus Bukti Parpol Tak Dukung Presiden 3 Periode

Nasional Partai NasDem nasdem politik Pilpres DPR RI covid-19
Anggi Tondi Martaon • 11 September 2021 14:38
Jakarta: Isu perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode menghiasi wacana amendemen Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Wacana tersebut diyakini ditentang partai politik.
 
"Kenapa (ditentang) karena mayoritas partai politik sudah ancang-ancang mengelus jagoannya untuk pilpres 2024. Baliho itu apa kalau tidak arah ke sana (Pemilihan Presiden/Pilpres 2024)," kata Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid dalam diskusi virtual, Sabtu, 11 September 2021.
 
Sejumlah baliho tokoh partai politik mulai terpasang di berbagai daerah Indonesia. Di antaranya, Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani, Ketua Umum (Ketum) Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan lain sebagainya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Bahkan di PAN (Partai Amanat Nasional) saja sudah memunculkan Pak Zulhas (Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan) sebagai capres," ungkap dia.
 
Baca: Perang Baliho, Elektabilitas Puan-Airlangga 1%
 
Beberapa partai juga sudah mengambil ancang-ancang untuk menyambut Pilpres 2024. Salah satunya Partai NasDem yang berencana menyelenggarakan Konvensi Capres 2024.
 
"Sehingga wacana menambah periode jabatan atau memundurkan ke 2027, rasanya semakin tidak mungkin," ujar Hidayat.
 
Ia meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mempertegas sikapnya terkait wacana tersebut. Sehingga, tidak ada lagi pihak yang menggoreng wacana penambahan masa jabatan presiden.
 
"Menurut saya beliau perlu menegaskan lagi, itu lebih bagus lagi," ujar Hidayat.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif