Ketua Dewan Pakar Partai NasDem Siti Nurbaya Bakar/dok KLHK
Ketua Dewan Pakar Partai NasDem Siti Nurbaya Bakar/dok KLHK

Siti Nurbaya Berjibaku Perbaiki Citra Indonesia Terkait Karhutla

Nasional kebakaran hutan Siti Nurbaya Bakar
Anggi Tondi Martaon • 21 Oktober 2020 16:51
Jakarta: Pemerintah melakukan berbagai upaya mengantisipasi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Bencana yang biasanya terjadi pada musim kemarau ini membuat citra Indonesia buruk di dunia internasional.
 
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar berjibaku memperbaiki citra tersebut. Dia mengatakan Indonesia mendapat berbagai hujatan dari dunia internasional akibat karhutla pada 2015. Kritik paling banyak disampaikan Singapura.
 
"Apalagi negara Singapura, negara yang kecil itu sok tahu banget selalu mengejek," kata Siti dalam diskusi virtual Denpasar 12, Rabu, 21 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Politikus Partai NasDem itu menyebut luas arealahan yang terbakar mencapai 2.611.411 hektare pada 2015. Pihaknya melakukan berbagai upaya mencegah kejadian itu terulang.
 
Salah satu upaya yaitu fokus ke siaga darurat, bukan lagi tanggap darurat. Upaya ini dilakukan dengan mereformasi berbagai langkah pencegahan.
 
Dia menyebut pengalihan fokus ternyata tidak mudah. Butuh waktu beberapa bulan agar langkah pencegahan berjalan efektif.
 
Baca:Siaga Darurat Karhutla Sumsel Diperpanjang hingga 30 November
 
"Berantemnya (pembahasan langkah pencegahan) cukup lama. Dari November 2014 baru kira-kira jadi pada Mei-Juni 2015 itupun karena Riau sudah kebakaran habis duluan," ungkap dia.
 
Akhirnya, kata Siti, langkah pencegahan bisa diterapkan dengan maksimal pada 2016. Pemerintah mulai fokus menjaga kelestarian dan mengelola lahan gambut.
 
"Dan itu (karhutla) menjadi reda ketika tahun 2017 kita betul-betul rapi ngeberesinya. Jadi tinggal 165 ribu hektare yang terbakar," sebut dia.
 
KLHK juga melibatkan masyarakat mengantisipasi karhutla. Mereka diminta membantu pemerintah mengawasi potensi pembakaran yang dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab.
 
"Jadi pemain-pemain atau tukang bakarnya sudah mulai kita aja ayo kita patroli," ujar dia.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif