Lift Rusak Alasan Gedung Baru DPR Harus Dibangun

Whisnu Mardiansyah 20 April 2018 06:04 WIB
pilkada serentakpilkada 2018
Lift Rusak Alasan Gedung Baru DPR Harus Dibangun
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. (MTVN/M Sholahadhin Azhar)
Jakarta: Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mendesak pembangunan gedung baru DPR bisa direalisasikan secepatnya. Menurut Fahri, fasilitas gedung DPR saat ini sudah termakan usia dan rusak. 

"Lift itu sudah jatuh setiap hari loh, dari 560 anggota itu enggak ada satu pun yang enggak pernah terjebak di dalam lift loh. Coba anda tanya saja," kata Fahri di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 19 April 2018.

Fahri menyadari usulan pembangunan gedung baru DPR pasti mendapat penolakan dari masyarakat. Citra DPR yang kadung dipersepsikan buruk menyulitkan pembangunan teralisasi.


"Tapi ya sudahlah DPR ini kan enggak bagus citranya, eksekutif juga kemakan begitu, tapi kalau ke IMF kasih Rp1 triliun. Tapi kalau mau bikin rumah rakyat, ditahan lagi, DPR citranya lagi enggak baik, apa ini?" ujar Fahri.

Fahri mengatakan anggaran pembangunan DPR tak bisa diajukan dalam satu tahun anggaran. Sebelumnya, DPR mengajukan pembangunan tahap pertama untuk tahun anggaran 2018. "Kan multiyears, tidak bisa sekali itu," jelasnya.

Baca: DPR Masih Koreksi Surat Usulan Pembangunan Gedung

Dia berharap pemerintah seharusnya bisa memberikan pengecualian untuk pembangunan gedung baru DPR. Di tengah moratorium pembangunan gedung instansi pemerintah. 

"Seharusnya dibikin beda dong. Ini jalan terus keadaannya sudah darurat," pungkasnya.

Penambahan jumlah DPR pada Pemilu 2019 dipastikan akan berimplikasi pada kebutuhan ruang kerja baru para legislator di Kompleks Parlemen. DPR akan menyurati pemerintah untuk mendapatkan kepastian izin melaksanakan pembangunan.‎

Sebelumnya dalam Rapat Paripurna DPR pada 10 April, DPR menetapkan rancangan anggaran Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI sebesar Rp 7.721.175.861.000 untuk tahun anggaran 2019. Penetapan dilaksanakan dalam rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Selasa, 10 April 2018. 

Dari total Rp7,7 triliun anggaran yang diajukan di 2019, Anggaran pembangunan gedung dialokasikan sebesar Rp640,86 miliar. Perinciannya untuk pembangunan gedung baru sebesar Rp359,27 miliar dan Rp281,58 untuk pembangunan alun-alun demokrasi di komplek Parlemen.



(JMS)