Surya Paloh Nilai Politisasi Isu SARA Masih Digemari
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh--Medcom.id/Arga Sumantri
Jakarta: Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menilai isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) masih menjadi konsumsi utama mayoritas masyarakat Indonesia. Isu SARA juga masih diandalkan sebagai alat kompetisi politik.

"Konsumsi utama masih tetap diandalkan adalah isu SARA. Itu jadi andalan utama untuk memenangkan kompetisi," kata Surya di Gedung Akademi Bela Negara (ABN) NasDem, Jakarta Selatan, Rabu, 3 Mei 2018.

Menurut Surya, isu SARA kerap jadi pilihan lantaran menjadi sesuatu yang paling mudah untuk mengelompokan masyarakat. Padahal, isu SARA jelas-jelas berbahaya jika terus digunakan sebagai alat mencari kekuasaan. 


"Apa artinya? Harus kita akui, pemahaman masyarakat kita yang masih amat mudah terprovokasi. Padahal sebenarnya amat memalukan, dan mengenaskan hati," ujarnya. 

Baca: Surya Paloh: Negeri Ini Butuh Kejujuran



Isu SARA, kata Surya, akan membuat bangsa Indonesia semakin jalan di tempat. Indonesia bakal jauh tertinggal dengan bangsa lain yang justru sudah mampu mengkonsolidasikan kepentingan nasional.

Perdamaian Korea Utara dan Korea Selatan, misalnya. Surya melihat kebijakan perdamaian kedua negara itu patut jadi contoh bagi Indonesia. 

"Sebuah kebijakan diambil begitu menbesarkan hati, yang harus jadi sesutu yang bisa menjadi referensi pembelajaran bagi kita. Tapi kita masih berkutat di masalah yang ada di sekitar kita," ujarnya. 



(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id