Gerindra Tolak Pendaftaran Pilpres Dimajukan

Arga sumantri 27 April 2018 17:44 WIB
pilpres 2019
Gerindra Tolak Pendaftaran Pilpres Dimajukan
Ketua DPP Gerindra, Ahmad Riza Patria. Foto: MI/Susanto
Jakarta: Partai Gerindra menolak wacana memajukan waktu pendaftaran capres dan cawapres Pemilu 2019. Gerindra ingin tahapan pendafatarn tetap mengikuti peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).
 
"Undang-undang sudah diketok, dan PKPU sudah diketok. Kami mengikuti peraturan perundang-undangan dan PKPU yang sudah ada," kata Ketua DPP Gerindra, Ahmad Riza Patria di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat, 27 April 2018.
 
Riza mengungkapkan, jadwal pendaftaran capres dan cawapres telah ditetapkan 4 sampai 10 Agustus 2018. Selama aturan itu belum diubah, ia berharap seluruh parpol mematuhinya. "Selama itu yang berlaku, itu yang kami patuhi dan kami ikuti," ujarnya.
 
Lagipula, kata Riza, tidak ada hal yang mendesak untuk memajukan waktu tahapan pendaftaran capres dan cawapres.
 
"Kita mengikuti ketentuan dan perundang-undangan yang sudah diputuskan. Kalau PKPU sudah diputuskan, ya itu yang diikuti," ungkapnya.

Baca: Gerindra Segera Deklarasikan Prabowo di Pilpres 2019

Sebelumnya, Mantan Ketua Panitia Khusus (Pansus) UU Pemilu, Lukman Edy mengusulkan pendaftaran capres dan cawapres dimajukan yaitu paling lambat 3 Agustus 2018. Politikus PKB itu menyebut usulan itu untuk memenuhi asas konstitusional Pilpres 2019.
 
Menurut Lukman, jadwal pendaftaran 4 sampai 10 Agustus tidak tepat. Ia menyebut ketetapan itu melanggar Pasal 226 ayat 4 UU Nomor 7 tentang Pemilu yang menyatakan masa pendaftaran bakal pasangan calon presiden paling lama delapan bulan sebelum hari pemungutan suara.
 
Ia mengusulkan pendaftaran capres dimajukan paling lambat 3 Agustus 2018, dari sebelumnya 10 Agustus 2018. Dengan begitu, kalau pendaftarannya selama sepekan, maka harus dimulai pada 27 Juli hingga 3 Agustus 2018.






(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id