Hasto Kutuk Aksi Teror di Rumah Eks Pengacara Rizieq

Faisal Abdalla 08 Agustus 2018 04:00 WIB
teror bom
Hasto Kutuk Aksi Teror di Rumah Eks Pengacara Rizieq
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto - Medcom.id/Whisnu Mardiansyah.
Jakarta: Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengutuk aksi teror di rumah eks pengacara Rizieq Shihab, Kapitra Ampera. Tindakan teror tersebut tidak bisa dibenarkan.

"Kami mengutuk keras tindakan yang tidak bertanggung jawab dan ini tidak bisa dibiarkan," kata Hasto di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 7 Agustus 2018. 

Hasto mendorong Kapitra untuk melaporkan tindakan tersebut ke polisi. Dia juga mendesak pihak Kepolisian segera menangkap pelaku. 


Hasto menegaskan PDIP siap menjadi benteng bagi siapapun yang menjadi korban teror, termasuk Kapitra. Dia yakin aksi ini tak akan membuat Kapitra mundur dari pencalonan anggota legislatif PDIP. 

"Pak Kapitra mengatakan kebenaran harus ditegakan, beliau menyatakan tidak akan mundur sedikitpun dari tekanan-tekanan ini, karena dia telah memutuskan bersama PDIP," tegas Hasto. 

Baca: Rumah Eks Pengacara Rizieq Shihab Dilempar Bom Molotov

Rumah Kapitra yang berada di Jalan Tebet Timur Dalam, Jakarta Selatan, dilempar bom molotov pada Senin, 6 Agustus 2018, pukul 19.00 WIB. Pelaku hingga kini masih dikejar.

"Kejadian itu dilaporkan ke Polda Metro Jaya tadi malam pukul 00.23 WIB," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. 

Polisi telah memeriksa dua orang saksi yakni Yanti dan Yosandra. Menurut keterangan saksi, ada dua bom molotov yang dilempar ke kediaman caleg PDI Perjuangan itu. Bom molotov itu menggunakan botol bekas minuman kratingdaeng yang diberi sumbu dan minyak.



(AZF)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id