Demokrat Mengklaim AHY Cawapres Prabowo

M Sholahadhin Azhar 08 Agustus 2018 15:27 WIB
prabowo subiantopilpres 2019
Demokrat Mengklaim AHY Cawapres Prabowo
Agus Harimurti Yudhoyono/MI/Angga Yuniar
Jakarta: Isu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi pendamping Prabowo Subianto dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mencuat di internal Demokrat. Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengamini itu.

"Kami dengar Prabowo menjatuhkan pilihan pada AHY, tapi kita tunggu lah. Itu menyenangkan bagi Demokrat bahwa kader kami bisa running dalam pilpres ini," kata Ferdinand kepada Medcom.id, Rabu, 8 Agustus 2018.

Isu itu juga sudah berembus kencang di internal Demokrat. Partai berlambang Mercy yakin Prabowo mengumumkan AHY sebagai pendampingnya.


Baca: Cawapres Prabowo Diputuskan Hari Ini

Ferdinand menegaskan keputusan Prabowo memilih AHY sangat tepat. Kader muda Demokrat itu bisa mendongkrak elektabilitas Ketum Gerindra tersebut. Apalagi, keduanya memiliki segmen pemilih berbeda.

Prabowo, kata Ferdinand, cenderung menjadi favorit kelompok Islam dan nasionalis. Sedangkan AHY diidolakan kaum perempuan, termasuk ibu-ibu dan kaum milenial.

"Jadi ini akan menyatukan banyak segmen suara. Tidak salah Prabowo memilih AHY," kata dia.

Baca: SBY Minta Prabowo Tegaskan Komitmen PAN dan PKS

Pilihan itu didasari pada beberapa pertimbangan. Termasuk berkomunikasi dengan kandidat-kandidat lain seperti Ustaz Abdul Somad dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Keduanya memutuskan tak maju dan hanya AHY tersisa.

Pertimbangan lainnya, kata dia, AHY memiliki banyak disiplin ilmu. Ferdinand mengklaim anak putra sulung Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu memahami disiplin ilmu ekonomi dan hukum, selain militer. Sosok AHY bakal mengimbangi Prabowo yang memiliki banyak pengetahuan.

Ferdinand juga melihat Prabowo memperhitungkan kepemimpinan AHY. Dalam Pilkada 2018, kader Demokrat itu memimpin Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) pemenangan Pilkada 2018. Demokrat terbukti memenangkan 53,6 persen dari total kemenangan pilkada.



(OJE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id