(Ilustrasi) Istana Kepresidenan Jakarta. MI/Saskia AP
(Ilustrasi) Istana Kepresidenan Jakarta. MI/Saskia AP

Istana: Pemberian Bintang Jasa Tak Berhubungan dengan Reshuffle

Nasional reshuffle kabinet Gatot Nurmantyo
Nur Azizah • 12 November 2020 16:51
Jakarta: Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengatakan pemberian Bintang Mahaputera tak berkaitan dengan reshuffle. Tak ada indikator penilaian penerima bintang jasa ialah menteri dan kepala lembaga yang menyelesaikan tugasnya selama lima tahun.
 
"Enggak ada hubungannya bintang jasa yang diberikan Presiden dengan upaya membungkam, independensi, atau dengan reshuffle," tegas Moeldoko di Kantor KSP, Jakarta Pusat, Kamis, 12 November 2020.
 
Baca: Reshuffle Bukan Jalan Tepat Membenahi Kinerja Pemerintah saat Pandemi

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Moeldoko mengatakan pemberian tanda jasa dinilai oleh dewan kehormatan yang dipimpin Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Tiap lembaga bisa mengajukan calon-calon penerima.
 
"Ada usulan dari lembaga yang bersangkutan dengan berbagai alasan-alasan tertentu, kemudian pada saat sidang, itu kita uji argumentasinya, alasan-alasan itu. Kami dari dewan menentukan ini berhak mendapatkan, ini tidak berhak mendapatkan, dan seterusnya," jelasnya.
 
Selain Mahfud, ada mantan Panglima TNI purn Agus Suhartono, Meutia Hatta, dan Anhar Gonggong yang menilai. Moeldoko sekaligus membantah pemberian tanda kehormatan upaya membungkam salah satu pihak.
 
"Kemarin diributkan kalau pemberian penghargaan kepada Pak Gatot Nurmantyo upaya membungkam, enggak. Pak Gatot itu posisinya sama dengan saya (mantan Panglima TNI), saya diberikan bintang itu pada saat pensiun dan Pak Gatot terima bintang itu dari Kepala Negara," tuturnya.
 
Presiden Joko Widodo memberikan 71 Bintang Mahaputra kepada kepala lembaga dan menteri Kabinet Indonesia Kerja pada Rabu, 11 November 2020. Namun, Anies Baswedan selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di tahun 2014-2016 tak masuk daftar tokoh yang diberi bintang jasa.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif