Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dok. BPMI Setpres
Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dok. BPMI Setpres

Jokowi: Tingkatkan Ketangguhan dalam Menghadapi Bencana

Nasional gempa Gempa Bumi bencana alam presiden joko widodo BMKG
Theofilus Ifan Sucipto • 29 Juli 2021 11:18
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan Indonesia memiliki risiko bencana geo-hidrometeorologi yang tinggi. Antisipasi dan persiapan menghadapi bencana harus diperkuat.
 
“Kita harus meningkatkan ketangguhan kita dalam menghadapi bencana,” kata Jokowi dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Nasional (Rakorbangnas) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara virtual, Kamis, 29 Juli 2021.
 
Jokowi mengatakan jumlah bencana geo-hidrometeorologi meningkat signifikan setiap tahun. frekuensi dan intensitas bencana turut melonjak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kita bahkan mengalami multibencana dalam waktu bersamaan,” ujar Kepala Negara.
 
Jokowi mencontohkan gempa terjadi rata-rata lima ribu hingga enam ribu dalam setahun sejak 2008-2016. Pada 2017, jumlah gempa mencapai 7.169 kali dalam setahun.
 
“Dan, pada 2019 jumlahnya meningkat signifikan menjadi lebih dari 11.500 kali,” tutur dia.
 
Baca: Presiden Ingin BMKG Inovatif Jadi Rujukan Penanganan Bencana
 
Kepala Negara juga menyinggung cuaca ekstrem dan siklon tropis. Periode terjadinya fenomena El Nino atau La Naina selama 1981-2020 cenderung semakin cepat daripada periode 1950-1980.
 
Menurut Jokowi, sejumlah langkah penguatan mesti dilakukan sejak dini. Misalnya penguatan manajemen penanganan bencana, meningkatkan kemampuan mengantisipasi bencana, serta mitigasi bencana yang baik.
 
“Untuk mengurangi risiko korban jiwa, kerusakan, dan kerugian harta benda,” tutur dia.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif