Anggota Komisi I Christina Aryani. Medcom.id/Anggi Tondi Martaon
Anggota Komisi I Christina Aryani. Medcom.id/Anggi Tondi Martaon

Pengadaan Alpalhankam Diminta Tak Memberatkan Keuangan Negara

Nasional alutsista tni tni DPR RI Kementerian Pertahanan
Anggi Tondi Martaon • 08 Juni 2021 16:38
Jakarta: Pembaruan alat utama sistem persenjataan (alutsista) melalui rencana Peraturan Presiden (Perpres) tentang Pemenuhan Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam) Tahun 2020-2044 mesti sebaik mungkin. Rencana tersebut jangan sampai memberatkan negara.
 
"Kami tidak mau ini memberatkan anggaran ke depannya, jadi harus dilakukan dengan prudent (bijak)," kata anggota Komisi I Christina Aryani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 8 Juni 2021.
 
Politikus Golkar itu memastikan Komisi I bakal memelototi rencana tersebut. Sehingga, pembaruan alutsista terlaksana dengan baik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami akan menjalankan apa yang menjadi kewenangan kami," tutur dia.
 
(Baca: Anggaran Alpalhankam Rp1,7 Kuadriliun, Apa Kata Kemenkeu?)
 
Aryani menyebut rancangan Perpres Alpalhankam masih digodok. Informasi yang bocor ke publik belum final.
 
Dia menyampaikan rancangan tersebut masih akan dibahas dengan pihak lain. Terutama, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN).
 
"Lalu kemudian dengan user dalam hal ini tiga matra (TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara)," ungkap Aryani.
 
Dia mendukung sepenuhnya semangat modernisasi alutsista melalui rancangan Perpres Alpalhankam. Sebab, peralatan tempur Indonesia sudah banyak yang tua.
 
"Seperti kemarin KRI Nanggala, siapa sih yang nggak sedih? Semua kita sedih banget kehilangan anak-anak terbaik bangsa, jadi itu memang hubungannya dengan alutsista," ujar dia.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif