NEWSTICKER
Kepala BNPB Letjen Doni Monardo. Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
Kepala BNPB Letjen Doni Monardo. Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto

UU Penanggulangan Bencana Dinilai Perlu Revisi

Nasional Virus Korona virus corona
Candra Yuri Nuralam • 25 Maret 2020 15:35
Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Komisi VIII DPR sepakat merevisi Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Beberapa bagian regulasi tersebut membuat pemerintah tak bisa cepat menanggulangi bencana, terutama bencana non-alam seperti wabah virus korona (covid-19).
 
"Kami berharap bahwa segala hal yang berhubungan dengan kendala yang dihadapi terutama dalam struktur organisasi bisa teratasi," kata Ketua BNPB Doni Monardo yang juga memimpin Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 di Gedung Graha BNPB, Jakarta Timur, Rabu 25 Maret 2020.
 
Kedua pihak bertemu kemarin, 24 Maret 2020. Keduanya revisi undang-undang dilakukan untuk mempercepat penanggulangan wabah virus korona.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Tidak Ada Negara yang Siap Hadapi Covid-19
 
Wakil Ketua Komisi VIII Ace Hasan Syadzily mengakui UU Penanggulangan Bencana masih ada kelemahan. Kelemahan itu bisa membuat penanganan wabah virus korona lamban jika tidak segera diperbaiki.
 
"Terutama dari manajemen kebencanaannya penanggulangan kebencanaannya lebih efektif dan terkonsolidasi dengan baik, maka kami Komisi VIII berkomitmen untuk dapat menyelesaikan revisi Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 secepatnya," kata Ace.
 
Penanganan pengendalian virus ini butuh dibantu banyak pihak. Seluruh elemen pemerintahan harus bersatu mengikuti arahan gugus tugas agar pengendalian virus bisa ditangani pemerintah dengan maksimal. Nahkoda dalam misi melawan wabah ini pun harus satu.
 
"Gugus tugas sendiri yang koordinasikan semua lembaga dan kementerian, BPBD, dan pemerintah daerah serta dinas terkait agar proses penanganan bisa dilakukan dengan cepat," tutur Ace.
 

(SUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif