KPK dan PPATK Paling Ditakuti di DPR
Ketua DPR Bambang Soesatyo (dua dari kiri) bersama manatan dan pimpinan KPK. Foto: Medcom.id/Juven Martua Sitompul.
Jakarta: Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyebut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) adalah dua lembaga yang ditakuti pejabat dan anggota legislatif.
 
"Saya lihat tadi ada Ketua PPATK (Kiagus Ahmad Badaruddin), ini juga orang kedua yang paling ditakuti di Indonesia setelah KPK," kata Bamsoet di Gedung KPK Jakarta, Rabu, 23 Mei 2018.
 
"Jadi kalau di DPR itu hanya ada dua yang diingat oleh anggota DPR, satu pimpinan KPK kedua PPATK," kata Bamsoet.
 
Namun, Bamsoet meminta KPK dan lembaga lainnya termasuk DPR bersama-sama menaikkan indeks persepsi korupsi (IPK) yang diterbitkan transparansi internasional 2017. Di mana skor IPK Indonesia tetap diangka 37, sama dengan tahun sebelumnya.

Baca: Jokowi Satu Ide dengan KPK dalam Pemberantasan Korupsi

Bahkan, dari sisi peringkat Indonesia mengalami penurunan dari posisi 90 menjadi 98 dari 180 negara. "Dari data tersebut kita perlu bekerja lebih keras untuk memperbaiki IPK kita," ujarnya.
 
Tak hanya itu, politikus Partai Golkar ini meminta KPK tidak berhenti memberangus praktik rasuah. Apalagi, KPK memiliki kewenangan yang lebih dalam menindak tindak pidana korupsi di antara lembaga penegak hukum lain.
 
"Salah satunya fungsi penyidikan dan penuntutan dilakukan dalam satu atap serta kewenangan penyadapan dan rekaman pembicaraan tanpa izin pengadilan," pungkasnya.






(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id