Ketua Pansus Sebut Pengesahan RUU Terorisme Tergantung Pemerintah

Whisnu Mardiansyah 14 Mei 2018 15:02 WIB
Teror Bom di Surabaya
Ketua Pansus Sebut Pengesahan RUU Terorisme Tergantung Pemerintah
Anggota Komisi III Fraksi Partai Gerindra Muhammad Syafii. Foto: Medcom.id/M Rodhi Aulia.
Jakarta: Ketua Panita Khusus RUU Terorisme Muhammad Syafii mengatakan bola panas pengesahan RUU Terorisme ada di tangan pemerintah. Politikus Partai Gerindra itu menuding pemerintah sengaja mengulur-ngulur waktu.
 
"Saya menyarankan Presiden Jokowi mendesak penyelesaian itu kepada tim panja pemerintah," kata Syafii saat dihubungi wartawan, Senin, 14 Mei 2018.
 
Syafii mengatakan, DPR menargetkan RUU Terorisme disahkan sebelum masa reses kemarin. Hanya ada satu pasal yang masih menjadi perdebatan di pasal 1 tentang definisi terorisme. 
 
"Kita sudah selesaikan 99,9 persen tinggal 1 ayat saja dari Pasal 1 tentang ketentuan umum yakni definisi terorisme," jelasnya.
 
Ia menambahkan, fraksi sudah sepakat soal definisi terorisme. Dengan definisi adanya tindak kejahatan, tindak kejahatan itu menimbulkan teror yang masif, menimbulkan korban, merusak objek vital yang strategis dan ada motif dan tujuan politik.

Baca: Ansor Dukung Presiden Terbitkan Perppu Antiterorisme

Namun, saat definisi itu diserahkan ke pemerintah, redaksinya tak kunjung selesai. Dan, terkesan terus menunda-nunda mengulur waktu.
 
"Pertama dia (pemerintah) tidak mau ada definisi, tapi kemudian tidak punya logika hukum. Mereka mau membuat definisi mundur tunda satu bulan," jelasnya.
 
Saat pembahasan lanjutan, redaksi definisi terorisme yang diajukan pemerintah ternyata menyimpang dari unsur-unsur yang telah disepakati DPR.
 
"Jadi ini yang menyebabkan tidak selesai adalah pemerintah," ucapnya.
 
Syafii menjamin jika pemerintah sudah sepakat soal definisi terorisme, RUU Terorisme secepatnya segera disahkan. "Langsung ketok langsung paripurna. DPR sudah clear 99,9 persen," pungkasnya.






(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id