Partai Golkar. Foto: Medcom.id/Rakhmat Riyandi.
Partai Golkar. Foto: Medcom.id/Rakhmat Riyandi.

Pengamat: Percepatan Munaslub Golkar Imbangi Kinerja Pemerintahan

Nasional partai golkar
04 Juli 2019 01:19
Jakarta: Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Ujang Komaruddin menyarankan Musyarawah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Golkar dipercepat. Percepatan dikaitkan dengan akselerasi pemerintahan.
 
"Supaya bisa bersama-sama bekerja dengan pemerintahan Jokowi," kata Ujang di Jakarta, Rabu, 3 Juli 2019.
 
Menurutnya, akan lebih baik jika percepatan itu dilakukan sesegera mungkin. Misalnya sebelum pelantikan Joko Widodo - Ma'ruf Amin pada Oktober 2019 mendatang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia melihat, dengan mempercepat Munaslub itu, siapa pun pemimpin Golkar bisa langsung bekerja. Termasuk menyusun kabinet dan pimpinan DPR-MPR.
 
"Kalau kami dorong saja dipercepat," imbuh dia.
 
Oganisasi Sayap Partai Golkar, Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) memastikan bakal mendukung Airlangga Hartarto menjadi Ketua Umum Partai Golkar periode 2019-2024. Keputusan itu diambil setelah DPP MKGR menggelar rapat pleno, Selasa, 2 Juli 2019.
 
"Sudah disepakati bahwa DPP Ormas MKGR mendukung sepenuhnya Bapak Airlangga Hartarto untuk sukses terpilih sebagai calon Ketua Umum DPP Partai Golkar," kata Wakil Ketua Umum Ormas MKGR Tumpal Sianipar saat dihubungi, Selasa, 2 Juli 2019.
 
Nantinya sambung Tumpal , keputusan itu bakal dikukuhkan dalam majelis pemusyawaratan MKGR yang akan dilaksanakan pada 11-12 Juli di Jakarta.
 
"Itu sudah keputusan DPP. Keputusan DPP ini akan dikukuhkan di Majelis Pemusyawaratan Organisasi Ormas MKGR akan dikukuhkan secara nasional 11-12 Juli di Jakarta," kata Tumpal.
 
Terkait adanya anggota MKGR yang mendukung Bambang Soesatyo menjadi Caketum Golkar, MKGR menyepakati akan memberikan sanksi. Sanksi sifatnya teguran dan diserahkan sepenuhnya kepada Ketua Umum Ormas MKGR Roem Kono.
 
Sudah diambil keputusan, itu sepakat semua diserahkan sepenuhnya kepada Ketua Umum Roem Kono untuk melakukan pembinaan sesuai dengan subtansi. Sesuai organisasi itu nanti kebijakan Ketua Umum langkah-langkah apa yang akan dilakukan. Melakukan pembinaan komunikasi saja," kata Tumpal.
 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif