Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Rizieq Shihab Diingatkan Kedudukannya di Mata Hukum

Nasional Rizieq Shihab protokol kesehatan Muhammad Rizieq Shihab
Fachri Audhia Hafiez • 02 Desember 2020 13:16
Jakarta: Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin mengingatkan semua orang sama kedudukannya di mata hukum, sehingga wajib menghormati proses tersebut. Pernyataan Azis terkait mangkirnya Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab dari panggilan penyidik Polda Metro Jaya.
 
"Kami mengharapkan di mata hukum, equality before the law, itu berlaku" kata Azis di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 2 Desember 2020.
 
Azis mengatakan, DPR menghormati proses hukum terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan yang tengah berjalan. Politikus Partai Golkar itu mendorong semua pihak yang terlibat koorperatif menjalankan proses itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Polisi Layangkan Panggilan Kedua, Rizieq Umumkan Permintaan Maaf
 
"Tentu harus mengikuti prosedur dan mekanisme aturan hukum yang berlaku dalam hukum acara," ujar Azis.
 
Polda Metro Jaya sedianya memeriksa Rizieq pada Selasa, 1 Desember 2020. Pentolan FPI itu diperiksa terkait akad nikah anaknya dan Maulid Nabi Muhammad SAW di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 14 November 2020
 
Namun, Rizieq mangkir dari pemeriksaan. Kuasa hukum Rizieq, Aziz Yanuar, beralasan kliennya baru selesai menjalani perawatan di Rumah Sakit Ummi Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu, 28 November 2020. Tetapi Aziz tidak membeberkan penyakit yang diderita Rizieq.
 
Polda Metro Jaya menjadwalkan kembali pemanggilan Rizieq pada Kamis, 4 Desember 2020. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus berharap Rizieq kooperatif. 
 
"(Diharappkan) nanti panggilan kedua yang bersangkutan hadir memenuhi panggilan penyidik Krimum Polda Metro Jaya," kata Yusri, Selasa, 1 Desember 2020.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif