Menteri Agama Fachrul Razi. Medcom.id
Menteri Agama Fachrul Razi. Medcom.id

Kenaikan Tarif Pajak Layanan Jemaah Berdampak pada Biaya Haji

Nasional haji ibadah haji
Anggi Tondi Martaon • 18 November 2020 16:46
Jakarta: Calon jemaah yang gagal menunaikan Haji 2020 diprioritaskan berangkat pada 2021. Namun, Menteri Agama Fachrul Razi menyebut bakal ada penyesuaian biaya perjalanan ibadah haji (Bipih).
 
"Pemerintah Arab Saudi menyatakan kenaikan pajak terhadap layanan jemaah umrah menjadi sebesar 15 persen," kata Fachrul dalam rapat kerja (raker) bersama Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 18 November 2020.
 
Mantan Wakil Panglima TNI itu menjelaskan kenaikan tarif berlaku untuk layanan akomodasi, transporasi, dan konsumsi jemaah di Tanah Suci. Meski begitu, Fachrul meminta penyesuaian Bipih tidak dibebankan kepada jemaah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia meminta penyesuaian diambil melalui nilai manfaat pengelolaan dana haji. "Maka kami sarankan Komisi VIII DPR, jemaah haji tahun 2021 tidak perlu melakukan penambahan Bipih bila tidak memungkinkan," ujar Fachrul.
 
Indonesia belum memperoleh informasi pasti terkait kuota jemaah Haji 2021. Termasuk kepastian penyelenggaraan ibadah Haji 2021.
 
Namun, Kementerian Agama sudah menyusun beberapa opsi pemberangkatan Haji 2021. Konsep pemberangkatan haji mengadopsi ketentuan penyelenggaraan ibadah haji di tengah pandemi. Konsep pemberangkatan sama dengan ibadah umrah.
 
(Baca: Jemaah Haji 2020 Diberangkatkan Tahun Depan, Ini 3 Opsinya)
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif