Diskusi Crosscheck by Medcom.id bertajuk 'SBY Bicara Jiwasraya, Baper?'. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Diskusi Crosscheck by Medcom.id bertajuk 'SBY Bicara Jiwasraya, Baper?'. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Demokrat Yakin Pansus Jiwasraya Tak Politis

Nasional Jiwasraya
Fachri Audhia Hafiez • 02 Februari 2020 15:49
Jakarta: Partai Demokrat bersikukuh mendorong pembentukan panitia khusus (pansus) kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Pembentukan pansus diyakini tak seperti saat menangani kasus korupsi Bank Century.
 
"Kalau ini (pansus) ditakutkan membuat kegaduhan, politis, ya jangan melihat di zaman dulu, di zaman SBY (Susilo Bambang Yudhoyono). Pansus Century dibuat secara politis bukan untuk menggali kebenaran," kata Ketua DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, dalam diskusi Crosscheck by Medcom.id bertajuk 'SBY Bicara Jiwasraya, Baper?' di Upnormal Coffee and Roasters, Jalan Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu, 2 Februari 2020.
 
Herman menegaskan Demokrat tetap memperjuangkan pembentukan pansus. Partai berlogo Mercy itu masih mencari fraksi yang mau bergabung untuk pembentukan pansus.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Supaya pembahasan, pendalaman, dan lainnya secara terkoordinasi secara komprehensif secara terang benderang terhadap beberapa yang dianggap spekulasi," ucap Herman.
 
Herman menilai panitia kerja (panja) kasus Jiwasraya kurang efektif. Ia membeberkan urusan korporasi ditangani Komisi VI, urusan regulasi keuangan dibahas Komisi XI, dan penanganan hukum pada Komisi III.
 
"Itu berdasarkan komisi jadi menurut kami akan lebih terfokus bila sudah jadi satu," ujar Herman.
 
Panja mempunyai mekanisme kerja dengan mengumpulkan informasi dan memeriksa. Bila sudah membuahkan hasil, maka pemeriksaan tersebut akan direkomendasikan komisi terkait. Pansus punya pola yang sama, hanya saja Pemerintah punya kewenangan mengintervensi atas pemeriksaan tersebut.
 
DPR memastikan penanganan kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya menggunakan sistem panja. Ketua DPR Puan Maharani menekankan panja Jiwasraya tidak bertujuan mempolitisasi kasus. Panja justru mengeliminasi upaya politis dari pihak yang tidak bertanggung jawab.
 
Saat ini, Komisi III, Komisi VI, dan Komisi XI telah membentuk panja yang akan bekerja sesuai koridornya masing-masing. Mereka fokus bekerja untuk mengembalikan dana nasabah.
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif