Anggota Komisi VI DPR Achmad Baidowi. (Medcom.id)
Anggota Komisi VI DPR Achmad Baidowi. (Medcom.id)

Mendag Dinilai sedang Melawak, Gara-gara Menunda Ungkap Pelaku Kelangkaan Minyak Goreng

Candra Yuri Nuralam • 20 Maret 2022 11:28
Jakarta: Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Luthfi dinilai sedang bercanda usai menyebut calon tersangka penyebab kelangkaan minyak goreng bakal diumumkan pada Senin, 21 Maret 2022. Luthfi seharusnya langsung mengumumkan jika memang mengetahui pelakunya.
 
"Kenapa tidak diumumkan saja kok masih nunggu hari Senin? Atau karena pertimbangan primbon atau apa sehingga harus diumumkan hari Senin. Rakyat akan bertanya-tanya pemerintah ini dagelan atau gimana?" kata anggota Komisi VI Achmad Baidowi dalam acara Crosscheck by Medcom.id dengan tema 'Menteri Curhat, Negara Kalah pada yang Rakus dan Jahat?', Minggu, 20 Maret 2022.
 
Baidowi meyakini Luthi sudah mengantongi bukti kuat saat menyebutkan calon tersangka itu. Dia seharusnya langsung melaporkan ke kepolisian untuk dilakukan tindakan hukum yang tegas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Itu kan enggak perlu warning-warning seperti itu, umumkan saja kalau sudah bersalah. Menunjukkan bahwa negara ini, pemerintah ini tidak kalah dengan mafia," ujar Baidowi.
 
Baca: Pencabutan Subsidi Minyak Goreng Demi Menjaga Keseimbangan
 
Pemerintah dinilai tidak tegas dalam menindak pelaku penyebab minyak goreng langka di Indonesia. Langkah Lutfi diyakini bisa memberikan celah bagi pelaku untuk memainkan hukum.
 
"Tindakan hukum terhadap pelaku-pelaku pelanggaran itu tidak boleh main-main. Jadi misalkan, saya juga menyayangkan apa yang disampaikan oleh Mendag juga bahwa hari Senin akan ada calon tersangka diumumkan," tegas dia.
 
Sebelumnya Luthi menegaskan pemerintah bakal menindak mafia minyak goreng. Namun, dia enggan membocorkan pihak yang akan ditindak.
 
"Nanti akan diumumkan hari senin, kita lihat bersama-sama calon tersangkanya sudah ada," ujar dia.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif