Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Hanura: Partai Besar Jangan Arogan

Nasional pemilu partai politik
Nur Azizah • 14 Januari 2020 16:06
Jakarta: Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) menyebut wacana penaikan ambang batas parlemen dari 4 menjadi 5 persen, egois. Wacana itu diusulkan PDI Perjuangan.
 
"Partai besar jangan arogan dong mentang-mentang masuk Senayan," kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura Inas Nasrullah di Jakarta, Selasa, 14 Januari 2020.
 
Menurut dia, penaikan ambang batas akan mengganjal partai-partai kecil melenggang ke Senayan. Sikap itu, jelas dia, akan membawa Indonesia menjadi negara oligarki.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Inas menuturkan penaikan ambang batas sama halnya memberangus suara rakyat. Partai-partai besar pun akan semakin berkuasa.
 
"Suara dirampas oleh partai-partai besar melalui ambang batas dengan mengatasnamakan undang-undang, tapi bertentangan dengan konstitusi," ungkap dia.
 
Partai Berkarya juga menentang wacana kenaikan tersebut. Usulan kenaikan ambang batas mematikan partai kecil.
 
"Secara tidak langsung ingin melenyapkan partai menengah ke bawah," kata Ketua DPP Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang.
 
Menurut dia, penaikan ambang batas sama halnya tak menghargai suara rakyat. Pasalnya, akan banyak suara yang terbuang percuma.
 
"Harusnya parliamentary threshold itu ditiadakan saja atau 0 persen, biar partai bisa berkompetisi dengan baik," jelas Badaruddin.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif